INCHALL 2021 Gelar Kompetisi Internasional Berkonsep Menarik

Published on
By
Momen Pengumuman Juara Pertama Kompetisi INCHALL 2021 secara daring, Ahad (2/5)

Kampus ITS, ITS News — Kompetisi mahasiswa Teknik Industri kembali digelar oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (HMTI ITS). Lewat ajang Industrial Challenge (INCHALL) 2021, HMTI suguhkan konsep kompetisi industri menarik bertajuk Improving CUstomer Experience Through Digital Transformation, hingga Ahad (2/5).

Kompetisi internasional yang rutin digelar tiap tahunnya ini memadukan kompetisi berbasis teknologi di tengah pandemi menjadi serangkaian lomba yang menarik. Kepada ITS Online, Ketua Panitia INCHALL 2021, Sulaiman Virdico Alsada menyatakan jika kompetisi ini dipersiapkan bagi insinyur industri masa depan untuk memecahkan kasus dan tantangan industri di dunia nyata.

Menindaklanjuti klaim tersebut, panggung semifinal  INCHALL 2021 dilaksanakan dengan cara yang unik. Salah satu tahap bertajuk “Road to Surabaya” bahkan mengharuskan para semifinalis untuk berperan sebagai kurir jasa ekspedisi yang bertugas mengirimkan paket dari titik awal sampai tujuan akhir, yaitu Surabaya. 

Menariknya, dalam menjalankan misi simulasi ini, para finalis juga dibekali peta berisi titik-titik pemeriksaan dan dapat memilih jalur pilihan mereka masing-masing. Dalam titik pemeriksaan ini para finalis diberikan kasus yang harus mereka pecahkan terkait permasalahan industri. “Para semifinalis diharapkan dapat mengembangkan inovasinya sendiri dengan berperan sebagai pihak yang terlibat langsung dalam alur industri,” terang lelaki yang akrab disapa Dico tersebut.

Di sisi lain, salah satu tim finalis, JSZ Solutions dari Nanyang Technology University (NTU) Singapura pun menganggap tahap ini memiliki kesulitan yang tinggi karena mengharuskan mereka menyusun strategi mulai dari memilih jalur sampai dengan memecahkan kasus yang diberikan.

Tidak hanya Road to Surabaya, tahap sebelumnya yang disebut dengan Rush Hour rupanya juga menantang para peserta untuk berpikir cepat ketika menjawab 100 pertanyaan yang dibagi menjadi lima sesi. “Sangat seru dan menantang. Selain harus menjawab dengan benar, tim kami harus berkoordinasi untuk bisa menjadi tim yang paling cepat dan  mendapat 5 poin tambahan,” terang salah satu tim dari Universitas Indonesia (UI), Permira.

Meski dihelat secara daring, INCHALL 2021 mendapat antusiasme yang tinggi dari para peserta dan pihak lainnya yang terlibat. “Seperti tujuannya, semoga INCHALL 2021 mampu mewadahi peserta mengembangkan ide transformatifnya dalam menghadapi revolusi indusri 4.0,” harap Dico. (*)

Reporter: Difa Khoirunisa
Redaktur: Muhammad Faris Mahardika

×