Acara yang berlangsung sehari penuh ini diawali dengan berbagai macam workshop menarik. Mulai dari Workshop Eksperimental Fotografi sampai Digital Colouring. Para peserta pun tampak antusias memperhatikan para pembicara menunjukkan keahliannya. Peminat bidang desain ternyata sudah merambah dalam berbagai bidang. Hal ini terbukti dengan banyaknya peserta yang berasal dari mahasiswa jurusan non desain.
Selain itu, berbagai karya mahasiswa Desain Produk terpajang rapi pada gedung pertunjukan. Berbagai desain unik dan gambar menarik mendominasi karya-karya tersebut. Diantaranya adalah gambar abstrak yang menimbulkan multitafsir bagi orang yang memandanganya. Sontak, hal ini menjadi sorotan utama para pengunjung ketika sekilas memasuki gedung.
Pada puncak acara, tampillah beberapa band indie ternama di Surabaya. Mulai dari Fox, Heavy Monster, Let’s Go C’mon Baby, Egon Spengler, Deskripsi Sebuah mahasiswa, Siberian Husky, Albert and The Product, My Mother is Hero, sampai band bernama Robot pun turut meramaikan suasana. Tanpa disadari, beberapa pengunjung menggerak-gerakkan kaki dan kepala mengikuti irama. Bahkan beberapa sempat melonjak-lonjak penuh semangat.
Ide Art merupakan salah satu program kerja (proker) yang terbesar dan terakhir dari Hima IDE tahun kepengurusan 2009-2010. Kegiatan akbar yang digelar di Gedung Robotika ITS ini ternyata mampu menyedot animo publik. Tidak hanya dari civitas akademika ITS, namun juga banyak mahasiswa luar ITS yang turut meramaikannya. “Namanya juga proker terbesar dan terakhir, jadi harus spesial dong,†ujar Salman Faris Allutfi, salah seorang panitia. Out Of The Box menjadi tema utama dalam parade akbar tersebut.
Salman bercerita kalau Out Of The Box bukan tema yang asal ambil saja. Mahasiswa angkatan 2007 ini sadar betul kalau Jurusan Desain Produk (Despro) memang mengutamakan kreativitas. “Karenanya, beda itu indah. Wujud kreativitas tiada batas,†ujarnya. Salman menambahkan, dengan perbedaan itu pula, kampus teknik, sosial, dan kesenian akan saling melengkapi satu sama lain.
Bayu Erlangga Pramudita adalah salah seorang pengunjung yang merasa takjub dan terhibur dengan acara ini. Menurut mahasiswa Jurusan Teknik Kimia ini, ia langsung tertarik untuk berkunjung ketika seorang teman mengundangnya ke Ide Art. Pria asal Mojokerto ini memang penikmat seni dan keindahan sejak kecil. Sebelum berangkat, ia yakin bakal menyaksikan karya-karya spektakuler karena mahasiswa Despro ITS merupakan akulturasi antara bidang teknik dan kesenian.
Selain itu, Bayu juga menyimpan rencana cerdik dibalik kunjungannya pada festival sejenis ini. “Dengan referensi karya-karya luar biasa, saya berharap akan menemukan ide menarik untuk Program Kreativitas Mahasiswa tahun ini,†Ujar Ketua Departemen Riset dan Teknologi Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia tersebut. (niv/az)