Dukung Edukasi Energi, Abmas ITS Ciptakan Penerangan Cerdas Berbasis IoT - ITS News

Dukung Edukasi Energi, Abmas ITS Ciptakan Penerangan Cerdas Berbasis IoT

Published on
By
Tim Abmas PSSL ITS saat melakukan koordinasi dengan dosen terkait pengembangan PLTS di SMA Negeri 20 Surabaya

Kampus ITS, ITS News – Komitmen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam akselerasi transisi energi dan edukasi teknologi cerdas diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abmas). Tim Abmas ITS ini berhasil mengimplementasikan sistem Smart Lighting yang terintegrasikan dengan Photovoltaic Off-Grid dan Internet of Thing (IoT) di SMA Negeri 20 Surabaya, beberapa waktu lalu.

Ketua Tim Abmas dari Power System Simulation Laboratory (PSSL) Departemen Teknik Elektro ITS Muhammad Faza Rahmat menjelaskan, SMA Negeri 20 Surabaya dipilih karena potensi besar pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah tersebut. Selain itu, kawasan sekolah tersebut memiliki kebutuhan penerangan di area seperti tempat parkir dan koridor yang tidak terjangkau listrik pada malam hari.

Mahasiswa tahun ketiga tersebut menyampaikan tujuan lain yang tidak kalah penting dari abmas timnya adalah untuk memberikan wawasan dan edukasi kepada siswa. “Kegiatan ini bertujuan mengatasi masalah penerangan sekaligus memberikan insight mengenai Renewable Energy dan IoT kepada siswa,” terangnya.

Tim Abmas PSSL ITS saat memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lingkungan SMA Negeri 20 Surabaya

Faza menambahkan bahwa sistem yang dipasang oleh tim PSSL ITS tersebut mengadopsi konsep off-grid. Hal ini menjadi keunggulan utama sistem, karena tidak terhubung langsung ke jaringan PLN. Sebagai substitusi, daya listrik dari PLTS yang dihasilkan pada siang hari akan disimpan dalam baterai untuk kemudian digunakan saat malam tiba. “Daya baterai mampu menyuplai 12 lampu yang masing-masing berdaya 11 watt selama enam jam,” paparnya.

Integrasi IoT menjadi fitur unggulan sistem ini. Pengendalian lampu dapat dilakukan secara otomatis atau melalui sebuah situs web yang dapat diakses melalui Wi-Fi sekolah. Proses instalasi wiring dan komponen teknis dikerjakan selama empat hari pada akhir pekan di pertengahan Oktober 2025 lalu. “Pengalaman paling berkesan adalah perencanaan alat, ketika berhasil membuat PLTS yang telah diperhitungkan mampu menyuplai daya hingga malam hari,” ungkap mahasiswa Teknik Elektro ITS tersebut.

Tim Abmas PSSL ITS saat melakukan sosialisasi terkait renewable energy dan sistem IoT kepada siswa-siswi di SMA Negeri 20 Surabaya

Setelah instalasi, tim ITS melakukan sosialisasi intensif. Siswa dan guru diberikan pelatihan mendalam mengenai teori dan cara kerja PLTS serta cara mengoperasikan sistem switching IoT. Edukasi ini penting karena masa SMA adalah periode krusial sebelum siswa memilih jurusan di perkuliahan. “Harapan kami, siswa dapat lebih selektif dan memutuskan apakah mereka tertarik menjadi renewable energy engineer di masa depan,” tutur Faza.

Pihak sekolah menyambut baik inovasi ini, sebab mereka mendapat media pembelajaran renewable energy dan akses penerangan secara gratis. Selain itu, sistem ini diharapkan mampu mengurangi tagihan listrik sekolah. Saat ini, tim ITS fokus pada monitoring dan pemeliharaan alat sebagai pendampingan lanjutan.

Kegiatan ini selaras dengan upaya peningkatan mutu pendidikan, sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yang menekankan pada Pendidikan Berkualitas, dan poin ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau. Penerapan sistem PLTS ini menunjukkan komitmen nyata ITS dalam mendukung transisi energi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. (*)

×