Dosen Beri Dukungan, Juara Pimnas Bukan Lagi Mimpi

Published on
By

Dalam forum tersebut, Drs Bandung Arry Sanjoyo MIKom, pembina Tim Penalaran ITS menjelaskan, bahwa pihaknya membentuk tim yang terdiri dari dosen-dosen penalaran ITS, sejumlah 40 orang untuk menjadi pembimbing PKM ITS. Tiap dosen nanti akan membimbing secara intensif sekitar 7 tim PKM. "Jadi, selain memiliki dosen pembimbing yang tertera di proposal, tiap tim juga memiliki dosen pembimbing di institut, " terang Bandung saat memberi arahan.

Keterlibatan sejumlah dosen ini dimaksudkan untuk mempermudah memonitoring pelaksanaan program masing-masing tim. Selain itu, dosen pembimbing insitut ini sebagai antisipasi apabila ada tim yang membutuhkan konsultasi mendadak, namun sulit menemui dosen pembimbing yang tertera di proposal, bisa berkonsultasi dengan dosen-dosen penalaran ini. "Sedangkan, dosen pembimbing di proposal tim, perannya diutamakan untuk memberi arahan yang mendalam dan mendetail dalam setiap langkah pengerjaan program," jelas dosen Matematika ini.

Pembantu Dekan III FMIPA ini juga menghimbau setiap tim agar selalu terbuka terhadap permasalahan yang dihadapi selama pengerjaan program. "Tolong cerita apapun masalahnya, termasuk penggantian dosen pembimbing yang telah meninggal dunia atau ada anggota tim yang sudah lulus," harap Bandung.

Untuk awal pelaksanaan program, Bandung menekankan agar tim PKM ini segera melaksanakan programnya masing-masing. Hal ini karena, monev Dikti akan diselenggarakan awal Mei, sedangkan monev I ITS diselenggarakan Sabtu (19/2) mendatang.

Meski dana program dari Dikti belum bisa dicairkan dengan cepat, Prof Dr Suasmoro, Pembantu Rektor III ITS yang hadir dalam forum tersebut menyampaikan, tim PKM yang lolos didanai tetap bisa melaksanakan programnya menggunakan dana ‘talangan’ dari ITS. "Insya Allah akan ada, tidak banyak tapi saya pikir kalau tahap awal pengerjaan, dana talangan itu cukup kok," ujar Suasmoro.

Selain memberi arahan kepada mahasiswa yang berhasil mendapatkan dana hibah ini, Forum Persiapan PKM ini juga akan digelar untuk dosen pembimbing tim."Gunanya, agar terbentuk sinergitas antara mahasiswa sebagai pelaksana program dan dosen sebagai pengontrol dan pembimbing kelangsungan program," tutur Bandung. Dengan demikian, ITS juara umum Pimnas, bukan lagi hanya sebuah mimpi. (ton/yud)

×