Dihadapan Mahasiswa ITS, Risma Ungkapkan Mimpi

Published on
By

Dalam syuting dialog Indonesia Baru yang akan ditayangkan di SCTV tersebut, Risma menceritakan sepak terjangnya selama menjadi Wali Kota Surabaya. Disaksikan oleh ribuan mahasiswa ITS, ia mengungkapkan mimpinya terhadap kota yang tengah dipimpinnya. ”Saya ingin melihat mereka yang kaya dan miskin, bayi dan lansia, berkulit hitam dan putih, semua berkumpul dengan damai di Taman Bungkul Surabaya,” ungkapnya diikuti tepuk tangan para hadirin.

Suasana Grha mendadak haru ketika Mantan Kepala Dinas Pertamanan Kota Surabaya tersebut kembali menceritakan alasannya untuk menutup lokalisasi yang ada di Surabaya. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap warganya yang harus melakukan aktivitas seperti demi menyambung hidup. Tak lupa, dua orang mantan PSK yang kini bekerja sebagai buruh laundry dan pengamen pun turut diundang untuk bercerita secara langsung di depan para hadirin.

Dalam dialognya, Risma pun mengatakan bahwa jabatan itu tidak boleh diminta. “3,2 juta warga kota menjadi tanggung jawab saya. Lebih baik saya yang menjadi korban dari pada warga saya,” tuturnya. Ia juga bercerita mengenai beban berat yang ditanggungnya dalam menyelesaikan permasalahan kota hingga kesulitan untuk tidur. ”Saya tidur dua jam,” ujarnya. Hal itu pun sontak membuat Slank menyanyikan lagu sendu yang menyeru Risma untuk tidak menangis.

Lebih lanjut, Yan Azmi Edo Arizanur pun angkat bicara menyoal kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian acara Dies Natalis ITS yang ke-54 ini. Ia mengatakan meski sempat mengalami perubahan jadwal pelaksanaan, animo mahasiswa ITS pun tak lantas surut begitu saja. Menteri Hubungan Luar BEM ITS ini menerangkan bahwa jumlah mahasiswa yang sebenarnya mendaftar adalah 1800 orang. ”Namun kuota hanya untuk 1300 mahasiswa, itupun dengan alokasi 800 mahasiswa umum ITS dan 500 mahasiswa Bidik Misi ITS angkatan 2013,” tuturnya. (imb/man)

×