Diet Nyaman Tanpa Craving, Mahasiswa ITS Ciptakan Vityuu Mouth Spray - ITS News

Diet Nyaman Tanpa Craving, Mahasiswa ITS Ciptakan Vityuu Mouth Spray

Published on
By
Ketiga mahasiswa ITS pengembang Vityuu Mouth Spray (dari kiri) Muhammad Nadhif Ikmalsyah, Kevin Ananta Marga, dan Naila Zanuba Mustikaningrum
Ketiga mahasiswa ITS pengembang Vityuu Mouth Spray (dari kiri) Muhammad Nadhif Ikmalsyah, Kevin Ananta Marga, dan Naila Zanuba Mustikaningrum

Kampus ITS, ITS News — Kasus diabetes pada anak-anak dan remaja di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup tajam dalam satu dekade terakhir, akibat pola hidup serta tingginya konsumsi makanan dan minuman manis. Mengatasi kondisi tersebut, tim mahasiswa Departemen Manajemen Bisnis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menawarkan inovasi bernama Vityuu Mouth Spray yang mampu memanipulasi rasa manis di lidah.

Inovasi yang berupa start-up bisnis tersebut di bawah binaan Inkubator Layanan Bisnis ITS (ILBI) Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi (DIKST) ITS. Inovasi ini dikembangkan oleh Muhammad Nadhif Ikmalsyah, Kevin Ananta Marga, dan Naila Zanuba Mustikaningrum.

Direktur DIKST ITS Dr Ir Endroyono DEA menyampaikan dukungan penuh ITS dalam membina mahasiswa yang memiliki ketertarikan untuk memulai bisnis. Sosok yang akrab disapa Edo tersebut menuturkan bahwa pembinaan diberikan ITS agar mahasiswa memahami dunia hilirisasi, hasil riset, aspek marketing, hingga cara mencari investor.

(dari kanan) Direktur IKST ITS Dr Ir Endroyono DEA, Muhammad Nadhif Ikmalsyah, dan Kevin Ananta Marga saat jumpa pers untuk uji coba produk Vityuu Mouth Spray
(dari kanan) Direktur DIKST ITS Dr Ir Endroyono DEA, Muhammad Nadhif Ikmalsyah, dan Kevin Ananta Marga saat jumpa pers untuk uji coba produk Vityuu Mouth Spray

Dosen Departemen Teknik Elektro ITS tersebut menekankan bagaimana ITS berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan bisnis mahasiswanya. “Kami (ITS) konsisten memanfaatkan jejaring yang ada, seperti mitra industri ataupun kementerian guna mendampingi pengembangan usaha para mahasiswa,” terang Edo.

Dalam karya inovatifnya tersebut, ketiga mahasiswa ini memanfaatkan bahan gymnemic acid asli India yang mampu memengaruhi reseptor rasa manis pada lidah. Kevin Ananta Marga yang menjabat sebagai Direktur Operasional pada start-up Vityuu ini menjelaskan bahwa inovasi tersebut dirancang untuk menekan keinginan makan gula seketika yang dapat membantu menekan dan menstabilkan kadar gula darah pada tubuh.

Perlu diketahui bahwa rasa manis yang terdeteksi oleh lidah kerap mengirimkan sinyal dopamin ke otak sebagai sesuatu yang menyenangkan dan dorongan untuk mendapatkan lebih. Dengan demikian, tim menemukan bahwa perlu memutus sinyal yang memicu pelepasan dopamin. “Jadi produk kami ini bekerja tepat di titik pemicu paling awal dari siklus sugar craving (keinginan kuat untuk mengkonsumsi makanan dan minuman manis, red) dengan menutup reseptor manis pada lidah,” paparnya.

Saat uji coba Vityuu Mouth Spray oleh salah satu awak media dalam jumpa pers
Momen saat uji coba Vityuu Mouth Spray oleh salah satu awak media dalam jumpa pers

Kevin menegaskan bahwa cara kerja produk bukan menahan keinginan makanan manis dengan puasa gula yang menyiksa. Proses pengujian yang telah dilakukan membuktikan bahwa tanpa rasa manis yang tertangkap oleh lidah, tidak ada sinyal kepuasan yang memperkuat siklus craving pada seseorang.

Sebagai efek fisiologis lanjutan, tubuh biasanya melepas sedikit insulin begitu lidah mendeteksi rasa manis (cephalic phase insulin release). Respon awal tersebut juga ikut tertekan saat sinyal manis diblokir, meski efek ini sifatnya akut per pemakaian. “Sehingga untuk mengubah pola craving secara jangka panjang tetap perlu adanya penggunaan konsisten sebagai bagian dari kebiasaan,” lanjut mahasiswa yang akan diwisuda pada Oktober mendatang ini.

Menariknya lagi, menurut Kevin, berdasarkan riset dan uji coba formula menunjukkan bahwa produk semprot ini aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Hal tersebut didukung oleh penggunaan bahan herbal alami seperti ekstrak daun Gymnema sylvestre dipadu dengan peppermint dan stevia yang minim efek samping.

jSalah satu tim pengembang Muhammad Nadhif Ikmalsyah saat menjelaskan tentang produk inovasinya Vityuu Mouth Spray
Salah satu tim pengembang Muhammad Nadhif Ikmalsyah saat menjelaskan tentang produk inovasinya Vityuu Mouth Spray

Keamanan produk juga dinyatakan aman jika tertelan, bahkan tetap memberikan manfaat pada saluran cerna. Kevin menerangkan bahwa sudah ada studi yang menunjukkan efek berlanjut yang memengaruhi penyerapan gula dan respons insulin di sistem pencernaan. “Hanya saja, fungsi utamanya tidak akan optimal jika langsung tertelan tanpa sempat kontak lama dengan lidah,” terangnya.

Lebih lanjut, dengan disemprotkan sebanyak 2 sampai 3 kali ke lidah, cairan akan langsung bekerja untuk menghilangkan rasa manis, sementara rasa lain tetap berfungsi normal. “Setelah disemprotkan, rasa hambar dari rasa manis akan bertahan dalam rentang waktu 15 sampai 60 menit,” ungkap Kevin.

Selain itu, lanjut mahasiswa berkacamata ini, kandungan gymnemic acid yang terkandung di dalamnya hanya menghilangkan rasa manis tanpa mengganggu sensor rasa asin, asam, dan pedas pada lidah. Namun, dampak turunan dari produk ini juga mampu menurunkan nafsu makan sehingga bisa lebih terkontrol.

Mahasiswa ITS pengembang Vityuu Mouth Spray (dari kiri) Kevin Ananta Marga dan Muhammad Nadhif Ikmalsyah menunjukkan produk inovasinya dalam sebuah pameran yang diikuti
Mahasiswa ITS pengembang Vityuu Mouth Spray (dari kiri) Kevin Ananta Marga dan Muhammad Nadhif Ikmalsyah menunjukkan produk inovasinya dalam sebuah pameran yang diikuti

Melalui pengembangan produk inovasi ini, tim mahasiswa dari Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD) ITS ini telah berhasil memperoleh omzet sekitar Rp1,4 miliar per bulan hingga Agustus lalu. Produk Vityuu Mouth Spray ini pun telah diproduksi secara masif di bawah PT Visi Menyehatkan Nusantara.

Inovasi yang diciptakan oleh ketiga mahasiswa tersebut membuktikan kemampuan ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Dengan capaian SDGs poin ke-4 tentang Pendidikan yang Berkualitas, serta SDGs poin ke-3 untuk menciptakan Kehidupan yang Sehat dan Sejahtera melalui inovasi yang diciptakan. (HUMAS ITS)

×