Deputi Microsoft Sosialisasikan Imagine Cup 2012

Published on
By

Bertempat di Jurusan Teknik Informatika, puluhan mahsiswa yang siap bertempur dalam ajang Imagine Cup 2012 di warming up oleh Deputi Microsoft, Julius Fenata. Pria yang sudah bertahun-tahun mendampingi mahasiswa dalam ajang bergengsi tersebut, dengan semangat menjelaskan tentang Imagine Cup 2012.

Jika tahun lalu Imagine Cup dihelat di kota terbesar di dunia, New York maka tahun 2012 nanti kompetisi tersebut akan dihelat di Sydney, Australia. ”Siapkan diri kalian semua untuk ikut bergabung di Sydney,” kata Julius sembari menayangkan flash player Imagine Cup 2012.

Imagine Cup adalah ajang perlombaan adu kreativitas mahasiswa khususnya di bidang teknologi untuk mengatasi permasalahan global. Lomba ini terbagi dalam empat kategori, yaitu software desain, game desain xbox/windows, game desain phone, dan IT challenge. ”Bukan hanya IT yang dilombakan di sini, tapi multidisiplin ilmu. Konsep dan ide bisa multidisiplin, dan IT hanya sebagai vehicle dalam menyelesaikan suatu permasalahan,” terang Julius.

Secara gamblang Julius menceritakan kisah Tim Gatot Kaca, Tim Indonesia yang lolos hingga ke New York dalam Imagine Cup 2011 lalu. Tim tersebut mengangkat tiga teknologi terapan. Salah satu teknologinya digunakan untuk mencatat tingkat gizi balita menggunakan sistem layanan sms. Solusi itu sangat bisa dijadikan sistem pemetaan gizi buruk di Indonesia.

Julius berpesan pada seluruh mahasiswa ITS yang hadir dalam acara tersebut agar benar-benar melakukan persiapan yang detail. Karena akan sangat menguntungkan pada babak penentuan jika kelak lolos sampai ke final.

Akan ada tiga dewan juri yang menguji saat di final. Mereka terdiri dari panelis, professional, dan juga investor. ”Investor yang akan menguji implementasi ide kalian, apakah bisa long term ataukah tidak,” jelas Julius.

Oleh karena itu Julius menantang mahasiswa ITS agar segera membentuk tim terbaik dan menentukan ide untuk dibawa dalam Imagine Cup 2012. Termasuk Tim Teknik Informatika yang sempat ikut dalam Imagine Cup 2011. Namun sayangnya belum lolos sampai lolos ke  final.

Imam Kuswardayan SKom MKom, Dosen Teknik Informatika yang konsen dengan game developer, mengaku potensi mahasiswa ITS untuk mengikuti Imagine Cup sangat besar. Tidak hanya Teknik Informatika saja, tapi juga jurusan-jursan lain. ”Dalam pembentukan tim nya, akan sangat baik jika dosen ikut mendampingi, agar dalam tim bisa tercakup lebih dari satu disiplin ilmu,” harap Imam. (fz/fi)

×