CSSMoRA ITS Dorong Modernisasi Pesantren Melalui Abdi Pesantren 2026 - ITS News

CSSMoRA ITS Dorong Modernisasi Pesantren Melalui Abdi Pesantren 2026

Published on
By
Tim pengajar dari CSSMoRA ITS saat memberikan materi dan praktik langsung karya tulis ilmiah sebagai materi penunjang dunia perkuliahan

Kampus ITS, ITS News – Komunitas mahasiswa penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang tergabung dalam CSSMoRA ITS kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat (abmas) melalui program Abdi Pesantren 2026. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 3 hingga 7 Februari 2026, tersebut diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Ishlah, Paciran, Lamongan, Jawa Timur.

Mengusung semangat memperkuat kualitas pendidikan pesantren, Abdi Pesantren 2026 berfokus pada peningkatan kapasitas akademik dan keterampilan santri kelas XII sebagai bekal menghadapi pendidikan tinggi. Program ini tidak hanya menjadi wadah transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga mendorong modernisasi pendidikan pesantren melalui penguatan kompetensi akademik dan penguasaan teknologi.

Ketua Pelaksana Abdi Pesantren 2026 Romy Ahsan Al-Hal menjelaskan bahwa materi utama yang diberikan dalam kegiatan ini adalah Penalaran Kuantitatif dan Pengetahuan Matematika (PK-PM). Materi tersebut disampaikan secara intensif guna meningkatkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan pemecahan masalah yang dibutuhkan dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.

Antusiasme santri kelas 12 di Pondok Pesantren Al-Ishlah, Paciran, Lamongan yang mengikuti program kelas KTI

Selain pembelajaran PK-PM, CSSMoRA ITS juga menghadirkan tiga kelas pengembangan keterampilan, yaitu Karya Tulis Ilmiah (KTI), Desain Grafis, dan Pemrograman Komputer. Ketiga kelas tersebut dirancang untuk memperkenalkan keterampilan abad ke-21 yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus memberikan pengalaman praktik kepada para santri.

Selama pelaksanaan kegiatan, antusiasme santri terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam setiap sesi pembelajaran. Tidak hanya memahami materi secara konseptual, para peserta juga mampu mengimplementasikan hasil pembelajaran melalui karya desain grafis, praktik dasar pemrograman, hingga penyusunan karya tulis ilmiah.

Dengan adanya kegiatan ini, Romy merasa bangga melihat antusiasme luar biasa dari para santri selama mengikuti pembelajaran. “Kesan yang paling mendalam adalah ketika mereka mampu mengimplementasikan materi yang telah dipelajari menjadi karya yang kreatif serta aktif dalam praktik pemrograman maupun karya tulis ilmiah,” tutur Romy.

Tim pengajar dari CSSMoRA ITS saat memberikan materi persiapan SNBT sebagai bekal studi lanjut santri Pondok Pesantren Al-Ishlah, Paciran, Lamongan

Pelaksanaan Abdi Pesantren 2026 turut memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pesantren. Pondok Pesantren Al-Ishlah yang diasuh oleh Drs KH Muhammad Dawam Saleh menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan santri. Sebagai bagian dari penguatan hubungan kelembagaan, tim CSSMoRA ITS juga melaksanakan kegiatan sowan kepada pengasuh pondok untuk mempererat silaturahmi sekaligus berdiskusi mengenai pengembangan program pada masa mendatang.

Romy menambahkan bahwa dukungan penuh dari pihak pesantren menjadi motivasi bagi seluruh panitia dalam menjalankan setiap rangkaian kegiatan. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin membuktikan bahwa pesantren dan perguruan tinggi dapat bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi.

Tim CSSMoRA ITS saat mengunjungi pengasuh Pondok Pesantren Al-Ishlah sebagai bentuk silaturahmi dan evaluasi program

Melalui Abdi Pesantren 2026, CSSMoRA ITS berharap para santri semakin siap melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi serta memiliki kemampuan berpikir kritis, keterampilan praktis, dan penguasaan teknologi. Program ini sekaligus menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, melalui upaya membangun generasi santri yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di era modern.

Kegiatan abmas dari tim CSSMoRA ITS tersebut turut mendukung pencapaian beberapa poin pada Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas; poin ke-9 terkait Industri, Inovasi, dan Infrastruktur; serta poin ke-17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (*)

×