CSS MoRA, Padukan Leadership dan Kepesantrenan

Published on
By

BLTC kali ini mengangkat tema Warning-VOLTAGE (visioner, contribute, leadership, commitment, innovate, genius, and ethics). Pelatihan ini menyajikan konsep pembekalan secara teori yang dipadukan dengan outbound. Hari pertama merupakan pembekalan materi bertempat di Ruang T-102 Jurusan Statistika ITS. Esoknya dilakukan outbound di lapangan belakang gedung Fasilitas Olahraga (FASOR) ITS.

"Tujuan utama dari BLTC sebenarnya mengedepankan terbentuknya sense of belonging terhadap CSS MoRA," ungkap penanggung jawab acara BLTC, M Shidratul Muntakhil.

Pembekalan materi BLTC menghadirkan empat orang pembicara. Tiga pembicara berasal dari mahasiswa ITS, anggota CSS MoRA yaitu M Faris Afif, Ahmad Zahid, dan Abdurrahman Mu’iz. Jenis pembekalan materi antara lain kepemimpinan, keorganisasian, dan pengembangan diri.

BLTC juga memberi pembekalan  kepesantrenan kepada peserta. Materi kepesantrenan secara khusus disampaikan oleh  Drs Wahyuddin M EI, dosen mata kuliah Agama di ITS. Materi kepesantrenan  memaparkan seputar kesantrian dan prospek kedepan mahasiswa lulusan pesantren di ITS. Dalam materi kesantrian dijelaskan bahwa sebagai lulusan pesantern, CSS MoRA diharapkan bisa menjaga etika dan moral selama menempuh pendidikan di ITS.

Serangkaian outbound dilaksanakan di hari kedua, menghadirkan games yang berisi simulasi materi yang diperoleh peserta di hari pertama. Empat macam games diberikan kepada peserta. Setiap permainan memiliki esensi tersendiri. Seperti  speed word dan hunting ball. Dua permainan tersebut merupakan bentuk simulasi materi problem solving dan team work yang diberikan pada hari pertama.(anl/el)

×