
Kampus ITS, ITS News — Akselerasikan kompetensi penulisan artikel ilmiah, Fakultas Vokasi (FV) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar Coaching Clinic untuk dosen dan mahasiswa. Pelatihan yang digelar di Gedung Research Center ITS ini menjadi wadah meningkatkan kapasitas sivitas akademika FV ITS dalam penulisan hingga publikasi artikel ilmiah bereputasi internasional, Selasa (14/4).
Dalam sambutannya, Dekan FV ITS Prof Dr Wahyu Wibowo SSi MSi menyebutkan bahwa publikasi ilmiah menjadi salah satu indikator dalam peningkatan reputasi akademik perguruan tinggi. Ia menjelaskan bahwa standar publikasi yang unggul harus selaras dengan kompetensi peneliti di dalamnya. Publikasi artikel ilmiah ini diharapkan menjadi kunci dalam memperkuat daya saing institusi di tingkat global.
Guru Besar Departemen Statistika Bisnis ITS menyampaikan bahwa rangkaian sesi pelatihan ini diisi oleh dua akademisi sekaligus peneliti dari Negeri Jiran dan Taiwan. Kehadiran para pakar internasional tersebut guna memberikan perspektif global mengenai standar penulisan karya ilmiah yang kompetitif. “Para peserta dibekali pemahaman yang komprehensif mulai dari strategi penulisan hingga publikasi di jurnal bereputasi,” ujarnya.

Memasuki sesi utama, materi pertama yang bertajuk Research Article Writing Tips for Beginner disampaikan oleh Dr Wahyu Caesarrendra ST MEng PhD. Dosen Curtin University, Malaysia tersebut menjelaskan hal-hal dasar yang perlu diperhatikan dalam penulisan artikel ilmiah yang terstandardisasi. Mulai dari penyusunan struktur artikel hingga teknik penyajian hasil penelitian.
Tidak hanya struktur penulisan, ia menyampaikan pentingnya data yang valid sebagai fondasi utama dalam penelitian. Kualitas data hasil penelitian dinilai menjadi faktor krusial dalam menentukan keberhasilan publikasi artikel ilmiah. “Struktur yang jelas disertai data yang valid menjadi dua hal yang harus diperhatikan dalam penulisan artikel ilmiah di jurnal yang bereputasi,” simpulnya.

Selanjutnya, lokakarya ini juga menghadirkan Jieh Haur Chen BEng MEng PhD dari National Central University, Taiwan. Dalam bahasannya, ia menuturkan bahwa artikel ilmiah harus memiliki kualitas yang sesuai dengan penelitian yang dilakukan. Tidak hanya itu, pemilihan jurnal yang sesuai dengan penelitian yang dilakukan juga akan sangat berpengaruh terhadap diterimanya artikel ilmiah di jurnal Q1.
Dosen yang berkecimpung di manajemen konstruksi sipil itu juga menekankan pentingnya konsistensi dalam proses riset hingga publikasi. Dengan strategi dan proses publikasi artikel ilmiah yang berkelanjutan, akan dapat menghasilkan publikasi yang bersaing secara global. “Strategi riset yang berkelanjutan dan pemilihan jurnal yang sesuai menjadi kunci keberhasilan artikel ilmiah agar tembus jurnal Q1,” papar tersebut.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas penulisan hingga publikasi artikel ilmiah dosen dan mahasiswa secara berkelanjutan. Upaya ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan tujuan ke-9 tentang inovasi dan infrastruktur melalui penguatan kapasitas riset akademik. (*)
Reporter: Nabila Rahadatul Aisy Koestriyaningrum
Redaktur: Syahidan Nur Habibie Ash-Shidieq