Cegah Kekerasan Seksual, HMDM ITS Gelar Edukasi untuk Mahasiswa

Published on
Sosialisasi Satgas PPK ITS dalam kegiatan seminar Sexual Abuse: An Educational Talk
Sosialisasi Satgas PPK ITS dalam kegiatan seminar Sexual Abuse: An Educational Talk
By
Sosialisasi Satgas PPK ITS dalam kegiatan seminar Sexual Abuse: An Educational Talk
Sosialisasi dalam rangka pencegahan kekerasan seksual pada Sabtu (5/7)  dalam seminar Sexual Abuse: An Educational Talk

Kampus ITS, ITS News — Guna meningkatkan kesadaran terhadap kekerasan seksual, Himpunan Mahasiswa Departemen Teknik Mesin Industri (HMDM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar acara Sexual Abuse: An Educational Talk. Kegiatan ini menjadi upaya dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

Hadir menjadi pemateri, Kepala Sub Unit Pencegahan dan Penanganan Kekerasan dan Isu Strategis ITS Prida Novarita Trisanti ST MT memaparkan jenis-jenis kekerasan seksual mulai dari fisik hingga psikis. Ia menekankan bahwa kekerasan seksual tidak selalu berbentuk kontak fisik, tetapi juga bisa berupa pelecehan verbal, isyarat, atau tekanan psikologis. “Pemahaman ini penting agar mahasiswa lebih peka dan mampu mengenali serta mencegah terjadinya kekerasan,” ungkapnya.

Kepala Sub Unit Pencegahan dan Penanganan Kekerasan dan Isu Strategis Prida Novarita Trisanti ST MT menjelaskan berbagai bentuk kekerasan
Kepala Sub Unit Pencegahan dan Penanganan Kekerasan dan Isu Strategis Prida Novarita Trisanti ST MT menjelaskan materi terkait kekerasan seksual

Lebih lanjut, kekerasan seksual dalam bentuk apapun dapat berdampak serius bagi korban walaupun terkadang dianggap kecil oleh sebagian pihak. Dampak ini juga bisa mempengaruhi kehidupan sosial, akademik, bahkan kesehatan mental korban dalam jangka panjang. Menurutnya, tidak jarang beberapa korban mengalami trauma psikologis yang mendalam dari kejadian tersebut.

Dalam upaya penanganan, Prida menyampaikan pentingnya menyediakan ruang aman bagi korban untuk berbicara tanpa rasa takut. Pendampingan psikologis dan dorongan untuk melapor kepada pihak berwenang menjadi langkah penting dalam pemulihan korban. “Seluruh masyarakat harus terlibat menciptakan budaya kampus yang aman dan tanggap kekerasan.” ungkap perempuan berkacamata itu.

Tak hanya itu, Prida menyoroti pentingnya peran Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) ITS sebagai pelindung korban dan penjamin keadilan dengan menjunjung prinsip netralitas. Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan budaya saling menghargai, berempati, dalam membangun kampus yang inklusif serta bebas dari segala bentuk kekerasan.

Ketua Pelaksana Kegiatan Ryvat Zamzamy Muhammad memberikan sambutan dalam kegiatan seminar Sexual Abuse: An Educational Talk
Ketua Pelaksana Kegiatan Ryvat Zamzamy Muhammad memberikan sambutan dalam kegiatan seminar Sexual Abuse: An Educational Talk

Sebagi ketua pelaksana seminar, Ryvat Zamzamy Muhammad menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respons terhadap maraknya kasus kekerasan seksual dan bertujuan memberi ruang edukatif bagi mahasiswa. Kegiatan ini juga mendukung tercapainya SDGs poin ke-5 tentang Kesetaraan Gender dan poin 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat. (*)


Reporter: Khaila Bening Amanda Putri
Redaktur: Rayinda Santriana 

×