Berusia 56 Tahun, Bagaiamana Strategi ITS ke Depan?

Published on
By

Terdapat dua program paralel yang menjadi fokus secara bersamaan, yaitu pelaksanaan sisa program kerja rektor yang masih berbasis pada ITS sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU). Selain itu terdapat perumusan program kerja untuk menyongsong  ITS sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) yang efektif pada awal Januari 2017.

Menurut Joni, transisi ITS dalam menjalankan kedua program tersebut akan membawa implikasi yang sangat besar. Sebab, PTN-BH tidak hanya mengubah struktur organisasi secara keseluruhan, namun juga paradigma dan budaya kerja SDM di ITS. Oleh karena itu, diperlukan suatu strategi yang tepat untuk menghadapi hal ini.

Uniknya, kedua program tersebut tetap bermuara pada tiga tujuan strategis ITS, yakni membangun ITS PTN-BH yang ideal, meningkatkan kontribusi nasional dari ITS serta mengangkat reputasi ITS sebagai world class university. "Tahun 2016 adalah tahap reformasi untuk menanggapi tahap penyamaan persepsi pada tahun sebelumnya," papar guru besar Jurusan Teknik Lingkungan ini.

Untuk mewujudkan tiga tujuan tersebut, ITS telah merencakan pembenahan pada berbagai bidang strategis. Di antaranya adalah bidang akademik dan kemahasiswaan, bidang keuangan dan sarana prasarana, serta bidang sumber daya manusia dan organisasi (SDMO). Bidang strategis lainnya adalah teknologi sistem informasi, bidang penelitian, inovasi kerja sama serta bagian sekretaris institut.

Pada bidang akademik, pembenahan dilakukan pada beberapa aspek seperti efektivitas pembelajaran, internasionalisasi dan peningkatan kualitas lulusan. Sedangkan dari bidang keuangan dan sarana prasarana adalah dengan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas secara menyeluruh. Tak hanya itu, ke depan ITS juga akan menambah pendapatan tanpa menaikkan uang kuliah tunggal (UKT).

Adapun pada bidang sumberdaya manusia dan organisasi (SDMO) dan bidang teknologi sistem informasi, hal yang dibenahi adalah bagaimana menciptakan kondisi organisasi ITS yang lebih sesuai dan lebih baik dibandingkan sebelumnya. Hal ini terutama dalam mengimplementasikan program kerja setelah diterbitkannya susunan organisasi dan tata kerja (SOTK) PTN-BH.

Dalam bidang penelitian, inovasi dan kerja sama, jumlah pertukaran mahasiswa maupun intensitas magang internasional bagi para tenaga pendidik ITS lah yang akan ditingkatkan. Selain itu, kerja sama baik nasional maupun internasional juga akan digenjot. "Berbagai kerjasama internasional telah kita jalin sebelumnya, yaitu melalui pertemuan dengan duta besar dari beberapa negara," ungkap pencetus gerakan ITS Cinta Subuh ini.

Berbeda dengan bidang-bidang sebelumnya, pembenahan pada bidang kesekretariatan baru akan dilaksanakan pada periode ini. Salah satu programnya adalah untuk mengembangkan sistem informasi perencanaan, monitoring dan evaluasi program ITS. Selain itu, standar kualitas dan layanan protokoler juga akan ditingkatkan. (qi/mis)

×