Bayucaraka ITS Optimistis Sabet Juara Umum KRTI Nasional 2025

Published on
Anggota Tim Bayucaraka ITS menjelaskan soal teknis dan teknologi dari pesawat Palkonjet yang akan bertanding di divisi Racing Plane pada KRTI Nasional 2025
By
Direktur Kemahasiswaan ITS Nur Syahroni ST MT PhD memberikan semangat kepada Tim Bayucaraka ITS yang akan bertanding di ajang KRTI Nasional 2025

Kampus ITS, Surabaya — Sukses melewati seluruh tahapan seleksi wilayah Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025, Tim Bayucaraka Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi mengenalkan robot terbang terbaru yang akan berlaga di kancah nasional, Jumat (10/10). Tim robot terbang kebanggaan ITS ini siap menyapu bersih seluruh gelar juara di ajang KRTI Nasional 2025 pada 16 – 21 Oktober mendatang di Universitas Andalas, Padang.

Mewakili Rektor ITS, Direktur Kemahasiswaan ITS Nur Syahroni ST MT PhD menyampaikan apresiasinya kepada Tim Bayucaraka ITS atas konsistensinya dalam meraih berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional. “Keberhasilan tim ini merupakan buah hasil dari kerja keras dan semangat anggotanya,” tuturnya salut.

Lebih lanjut, dosen yang akrab disapa Roni ini berpesan agar Tim Bayucaraka ITS terus meraih prestasi setinggi mungkin tanpa melupakan sikap rendah hati. Ia mengingatkan bahwa setiap keberhasilan menjadi pemantik semangat dalam berinovasi ke depannya. “Semoga Tim Bayucaraka ITS dapat membawa pulang juara umum pada KRTI mendatang,” tandasnya optimistis.

Anggota Tim Bayucaraka ITS menjelaskan soal teknis dan teknologi dari pesawat Palkonjet yang akan bertanding di divisi Racing Plane pada KRTI Nasional 2025

General Manager Tim Bayucaraka ITS Rama Suryansyah Budianto menjelaskan bahwa terdapat lima kategori lomba yang diikuti pada KRTI tahun ini. Kelima kategori lomba tersebut terdiri dari Racing Plane (RP), Technology Development (TD), Vertical Take Off Landing (VTOL), Fixed Wing (FW), dan Long Endurance Low Altitude (LELA).  “Pada seleksi regional, kami bahkan telah mencatat rekor waktu tercepat,” ungkapnya bangga.

Pada divisi RP atau terbang cepat, Rama menyebutkan, Tim Bayucaraka ITS kembali menurunkan pesawat andalannya, PALKONJET. Sementara itu, pada divisi TD yang berfokus pada pengembangan teknologi akan diturunkan pesawat TABEBUYA dan pada divisi VTOL sebagai level lanjutan pengembangan teknologi akan diturunkan drone SOEROKUV2. Sedangkan, di divisi LELA sebagai implementasi terbang jarak jauh dan FW yang berfokus pada aplikasi nyata akan diturunkan pesawat ABABEEL dan BRB-29.

General Manager Tim Bayucaraka ITS Rama Suryansyah Budianto saat menjelaskan kesiapan timnya untuk bertanding di KRTI Nasional 2025 pada acara Grand Launching di Gedung Research Center ITS

Menyinggung kesiapan tim, mahasiswa angkatan 2022 ini menjelaskan, timnya telah memulai riset dan persiapan selama setahun penuh. Sebagai contoh, pada divisi TD, Rama menjelaskan bahwa tahun ini TABEBUYA sendiri mengembangkan remote control dan monitor menjadi satu perangkat terpadu. “Dengan ini pilot dapat mengendalikan sekaligus memantau area deteksi lebih efisien dan praktis,” papar Rama.

Selain itu, Rama menambahkan, peningkatan juga dilakukan pada material badan pesawat yang menggunakan teknologi 3D Printing. Desain baru ini menjadikan bodi pesawat lebih kuat dan tahan panas, sehingga dapat beroperasi optimal dalam berbagai kondisi lingkungan. TABEBUYA juga dibekali kemampuan mendeteksi api hingga ketinggian 50 meter dan mendeteksi manusia pada jarak hingga 30 meter. “Seluruh komponen pesawat ini merupakan hasil karya mandiri dari tim kami sendiri,” imbuh Rama dengan bangganya.

Anggota Tm Bayucaraka ITS menjelaskan soal teknologi dari pesawat yang akan diusung bertanding pada KRTI Nasional 2025

Sebagai informasi, KRTI 2025 merupakan ajang tahunan yang mempertemukan tim-tim pengembang robot terbang nirawak terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui partisipasi di ajang ini, Tim Bayucaraka ITS juga turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Terakhir, Dosen Pembimbing Tim Bayucaraka ITS Aldinata Rizky Revanda ST MT menargetkan agar tim bimbingannya ini mampu meraih podium tertinggi dalam ajang kompetisi tersebut. Aldinata menyampaikan harapannya agar seluruh kerja keras yang telah dilakukan tim dapat terbayar dengan hasil kemenangan. “Manfaatkan kesempatan ini sebagai ajang pembelajaran, pengabdian, serta sarana memperluas pengalaman,” pesannya. (HUMAS ITS)

 

Reporter: Khaila Bening Amanda Putri

×