
Kampus ITS, ITS News — Melalui kontribusi penanganan bencana banjir Aceh, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerima Penghargaan Kemanusiaan dari Kekeluargaan Tanah Rencong (KTR) Surabaya. Apresiasi ini diberikan berkat kepedulian, solidaritas, serta keterlibatan aktif Kampus Pahlawan dalam memberikan bantuan pasca bencana untuk masyarakat Aceh yang terdampak.
Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh beberapa waktu lalu memberikan dampak signifikan terhadap tatanan kehidupan masyarakatnya. Mulai dari kerusakan infrastruktur, lumpuhnya aktivitas ekonomi, hingga meningkatnya risiko ancaman kesehatan masyarakat. Melihat dampak tersebut, ITS hadir dengan membawa pendekatan komprehensif dan solusi jangka panjang.
Upaya ini dibuktikan ITS dengan mengirim tim dosen, para ahli, serta mahasiswa dari berbagai lintas disiplin ilmu ke medan bencana. Di sini, tim ITS melakukan analisis kondisi banjir dengan memetakan wilayah terdampak secara sistematik guna mengidentifikasi area yang membutuhkan penanganan prioritas. Melalui pendekatan ini, ITS membantu proses pendistribusian bantuan menjadi lebih efisien dan tepat sasaran.

Tidak hanya memberikan solusi, ITS turut menyalurkan bantuan berupa keperluan kesehatan, logistik, hingga teknologi pengolahan air bersih, solar panel, dan instrumen komunikasi. Lebih jauh, ITS juga berperan dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya mitigasi bencana. Hal ini dilakukan melalui edukasi mengenai langkah preventif dan penanganan awal saat terjadi banjir.
Ke depan, Kampus Ibu yang Luhur berkomitmen untuk terus memperkuat kontribusinya dalam penanganan bencana di dalam negeri. Langkah ini ditunjukkan melalui pengembangan riset, inovasi teknologi, hingga program pengabdian kepada masyarakat. ITS terus belajar menghadirkan rumusan strategi yang lebih efektif untuk menghadapi berbagai tantangan serupa di masa mendatang.
Keikutsertaan ITS dalam penanganan bencana di Indonesia mencerminkan hadirnya institusi pendidikan di sisi masyarakat. Kontribusi ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Poin yang berhasil diraih meliputi poin ke-7 dalam mengupayakan energi bersih dan terjangkau serta poin ke-13 tentang upaya penanganan perubahan iklim. (*)
Reporter: Syifa Rahmadina
Redaktur: Ahmad Naufal Ilham