Dadang ITS, Author at ITS News - Laman 999 dari 1800

Mahasiswa ITS Sosialisasikan Anti Rokok ke SMP

Berawal dari Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M) yang didanai DIKTI, keempat mahasiswa Teknik Material dan Metalurgi ini melancarkan misinya. Sekolah Menengah Pertama (SMP) Yapita yang terletak di Kelurahan Keputih pun menjadi sasaran mereka, Kamis (14/4).

Gagas Panel Surya Untuk Konstruksi

Dimas Okky Anggriawan pernah menganggap karya tulis ilmiah susah untuk dilakukan. Ketika pertama kali masuk di Teknik Elektro ITS, mahasiswa angkatan 2009 ini tak berminat menulis karya ilmiah apapun. Namun, siapa sangka akhirnya Dimas menggondol juara nasional dengan inovasi dunia konstruksi.

Permainan Kosakata Anak ala ITS

Permainan tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi anak-anak, tetapi terkadang juga sebagai media pembelajaran. Dengan permainan yang dinamakan ABeCe, lima mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) membuat media pembelajaran kosakata bahasa Indonesia dan dilaksanakan di SD Sebaung 1, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (9/4) silam.

Press Conference: Rektor Paparkan Visi Misi

Sehari setelah dilantik menjadi Rektor ITS kepengurusan 2011-2015, Prof Dr Ir Triyogi Yuwono DEA menggelar press conference. Visi, misi, program serta strategi di masa kepengurusannya ia paparkan secara detail kepada publik untuk pertama kalinya, Kamis (14/4).

Teknik Perkapalan Juarai Kompetisi Basket se-ITS

Peluit panjang wasit mengakhiri pertandingan malam itu. Setelah berjibaku selama empat quarter, Tim Basket Teknik Perkapalan akhirnya menahbiskan diri sebagai juara baru kompetisi basket Rector Cup mengalahkan tim basket dari jurusan Sistem Informasi (SI) yang harus puas menempati posisi runner-up pada kompetisi kali ini.

Sejarah

Malam itu, ia kembali bercerita kepada saya. Tentang romantika masa lalu, tentang presiden dan rakyatnya, tentang heroisme pejuang muda. Lewat sebuah buku kecil berjudul Petite Histoire. Bapak Rosihan Anwar, ia menjadi penduduk setia di komunitas buku keluarga saya.

Sekali Berarti, Sudah Itu Mati

Mereka telah pergi seminggu lebih. Kabar berpulangnya memang pilu dan haru. Nyawa itu hilang begitu saja layaknya selongsong memuntahkan peluru. Kita memberi jatah beberapa hari untuk tertunduk lesu. Tapi tiba-tiba saja berita mengejutkan tadi jadi angin lalu. Putuslah kita punya urat malu.

×