Perpustakaan ITS Tanamkan Pentingnya Standardisasi

Standar menjadi aset penting dalam sebuah institusi sebagai acuan dalam melakukan apapun. Dinilai memiliki wawasan yang minim mengenai standarisasi, Unit Pengelola Teknis (UPT) Perpustakaan ITS pun menggelar Workshop Peningkatan Pemanfaatan Informasi Standardisasi di Kalangan Akademisi, Selasa (20/20). Dengan menghadirkan pakar-pakar dari Badan Standardisasi Nasional (BSN), workshop ini diharapkan menjadi pelecut dalam meningkatkan jumlah standar di lingkup ITS.
2017, ITS Siap Jadi Universitas Kelas Dunia

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti) menargetkan ITS akan segera masuk ke dalam daftar World Class University (WCU) pada 2019. Dirasa terlalu lama, Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana, MScEs PhD memprediksikan pada 2017, ITS sudah mampu menjadi universitas kelas dunia. Berbagai persiapan pun harus segera dilakukan mengingat banyak sekali hal yang perlu dibenahi, mulai sistem hingga output yang dihasilkan.
Tantangan Besar di Balik Kelembutan Perempuan

Banyak yang menilai perempuan adalah makhluk istimewa karena melalui tangannya lahir generasi-generasi penggerak peradaban. Bahkan saat ini para perempuan mulai bangkit, mendobrak perubahan, dan berkarya. Hal ini terangkum dalam seminar bertema Perempuan Pilar Peradaban Bangsa di Gedung Pascasarjana ITS, Minggu (18/10).
Manjakan Sivitas Akademika ITS dengan E-Journal

Saat ini, perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah menyediakan 20 database e-journal (jurnal elektronik) yang dapat diunduh secara gratis oleh mahasiswa maupun dosen ITS. Sayangnya, fasilitas ini masih belum banyak dimanfaatkan oleh mahasiswa. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan jumlah pengguna e-journal, Perpustakaan ITS menggelar seminar edukasi literasi e-journal selama sepekan sejak Senin (12/10).
Pengurus Ormawa Sambangi Lima Universitas Malaysia

Salah satu program besutan International Office ITS, Magang Ormawa mengajak pengurus organisasi mahasiswa (ormawa) di ITS berkunjung mencari tahu seluk beluk ormawa di negeri tetangga, Malaysia. Sebanyak 25 mahasiswa terpilih mewakili ormawa masing-masing bertandang mengunjungi lima universitas berbeda di negeri Jiran selama enam hari sejak Minggu (11/10).