Sapu Angin Batal Tampil, Rektor ITS Minta Kejelasan

Baru saja mendapat angin segar saat diberi kesempatan untuk melakukan pemeriksaan teknis, Tim Sapu Angin ITS terpaksa harus menelan pil pahit. Pasalnya, mobil Sapu Angin XI batal melaju dalam ajang Shell Eco Marathon (SEM) Challenge Drivers World Championship (DWC) di London, Minggu (03/7) siang. Alasannya yakni mobil Sapu Angin XI telah banyak mengalami perubahan dari wujudnya yang semula.

Kurang Beruntung, Sapu Angin ITS Batal Berlomba

Setelah lolos technical inspection dan dinyatakan siap turun ke arena pada Sabtu, (2/7) kemarin, nyatanya tim Sapu Angin tetap harus menelan pil pahit. Akibat musibah kebakaran kemarin, ternyata menimbulkan beberapa faktor yang menyebabkan tim kebanggaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini gagal berlaga.

Rektor ITS: Sapu Angin Bangkit Melawan Ketidakmungkinan

Meskipun terjadi insiden kebakaran pada mobil tim Sapu Angin yang ikut Shell Eco Marathon Drivers World Chapionship (DWC) di London, Inggris, hal tersebut tidak mematahkan semangat tim untuk terus berlaga dalam ajang bergengsi tingkat dunia itu. Kondisi ini membuat Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof Ir Joni Hermana MScEs PhD memberikan dukungan moril melalui tulisan untuk Tim Sapu Angin, Sabtu (2/7).

Sapu Angin Siap Berlaga Kembali

Perjuangan Tim Sapu Angin akhirnya membuahkan hasil. Sabtu (02/7),  Mobil SA XI berhasil melakukan Technical Inspection dan turun ke arena untuk yang pertama kalinya di Olimpic Stadion, London. Kini, mobil itu siap berlaga kembali dalam arena.

Jalapatih 2 Resmi Wakili Asia di Belanda

Kabar menggembirakan datang dari Belanda. Jalapatih 2, kapal tenaga surya karya Marine Solar Boat Team (MSBT) ITS akhirnya dinyatakan lolos serangkaian technical inspection Dutch Solar Challenge 2016, Sabtu (2/7). Hasil ini membuat mereka berhak mengikuti kompetisi yang digelar selama satu minggu ke depan.

×