Prof. Suasmoro: "Membina dan memacu munculnya generasi penerus peneliti ITS menjadi prioritas utama saya.”

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITS memiliki seorang guru besar lagi. Adalah Prof.Dr. H. Suasmoro,DEA. yang dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Fisika Keramik Dan Elektrokeramik, dalam Rapat Senat Terbuka ITS, Jumat 25 Oktober 2002.
Sukses Kuliah: Siapa Takut ?
Mau Lulus Cumlaude, lulus tepat waktu, akademik ok, organisasi dan cari uang juga., dan pacaran juga jalan. Mungkin inilah jawabannnya. berikut sekilas tentang kuliah sebagai proyek pribadi oleh Daniel M. Rosyid,Ph.D.
IE Art Session : Ajang Kebersamaan Warga TI

Acara hiburan tentu saja dinantikan kawula muda ITS. Padahal tidak banyak acara yang mampu menyajikan hiburan bertema kebersamaan. Sabtu (28/12), Teknik Industri (TI) menyajikan ajang kreativitas bagi warga TI untuk warga ITS.
In Memoriam Dr. Ir. Salehudin, M.Eng

Sosok dosen yang memiliki dedikasi tinggi dalam mengembangkan teknologi telekomunikasi dan multimedia dikalangan civitas akademika ITS
Pengkaderan : Perdebatan kontra Produktif

Sering terjadinya perbedaan konsep antara mahasiswa dan birokrat mengenai pengkaderan menimbulkan masalah tersendiri. Apa masalah itu? Dan apa yang kita butuhkan? Ketua HMM ITS mencoba membahasnya lewat sebuah opini.
ITS Berduka Lagi; Tabrakan Beruntun, Dr Ir M. Salehudin Meninggal
Setelah Bermimpi Ketemu Pak Maksum (Alm) Ini kisah tragis yang terbilang langka. Dua doktor, sama-sama dari ITS, meninggal dalam sebuah kecelakaan.
Digagas, Atlantic Maritime, Challlenge Versi Indonesia
Sukses meraih penghargaan tingkat internasional pada Atlantic Maritime Challenge 2002 di Amerika, ITS menggagas kontes serupa di Indonesia.
Pemilihan Rektor ITS terancam boikot
Surabaya, Surya – Mahasiswa ITS mengancam boikot pemilihan rektor periode 2003-2007 karena merasa tidak dilibatkan dalam proses penjaringan calon.
ITS miliki 128 Doktor
– Kebutuhan akan lulusan perguruan tinggi yang berkualitas semakin mendesak dalam era kompetisi global. Dalam masa itu sarjana Indonesia harus mampu berkompetisi dengan lulusan manca negara bahkan untuk mendapatkan pekerjaan di pasar lokal sekalipun.