Berkaca dari Negeri Seribu Pagoda

Tujuh mahasiswa ITS disambut oleh dua guide dari Suranaree University of Technology (SUT) Thailand bernama Pi Cheng dan Pi Kaeng di Bandara Internasional Don Mueang. Mereka menyambut dengan sapaan yang hangat dan meriah, hal tersebut menjadikan senyum lebar serta dada mengembang bagi peserta yang disambut.
Tiba di Inggris, Mobil Sapu Angin Terbakar

Kabar duka datang dari Tim Sapu Angin ITS yang bersiap mengikuti lomba mobil irit di London, Inggris. Mobil irit kebanggan ITS tersebut ditemukan hangus terbakar setelah tiba di Inggris, Selasa (28/6). Hal itu membuat ITS tak bisa berkompetisi mewakili Asia dalam ajang Shell Eco Marathon (SEM) Driver World Championship 2016.
ITS Raih Peringkat Keempat Nasional SBMPTN

ITS Masih Selidiki Kasus Terbakarnya Sapu Angin

Kiprah Sapu Angin (SA) dalam kompetisi mobil listrik sudah tidak diragukan lagi. Terakhir pada Minggu (6/3) lalu, SA berhasil menyabet gelar juara pada ajang Shell Eco Marathon (SEM) Asia di Filiphina untuk keenam kalinya sejak 2010. Insiden yang terjadi Selasa (28/6) ini pun menimbulkan spekulasi adanya unsur sabotase.
Dugaan Penyebab Terbakarnya Mobil Sapu Angin

IKA ITS Gelar Bukber dengan 1050 Anak Yatim

Ribuan anak-anak telah tampak memadati ruangan Grha Sepuluh Nopember, Sabtu (25/6). Pasalnya, anak-anak yang tak lain merupakan anak yatim tersebut akan melaksanakan buka bersama (bukber) yang digelar oleh Ikatan Alumni (IKA) ITS. Tak hanya anak yatim, IKA ITS juga mengundang kaum dhufa dalam acara tahunan tersebut.
IKA ITS Santuni 1050 Anak Yatim

Dua Kapal Tenaga Surya ITS Siap Berlaga di Jepang

Selain mengirimkan kapal tenaga surya Jalapatih 2 untuk berkompetisi di Belanda, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) juga mengutus kapal tenaga surya andalannya ke Jepang. Batharakala dan Triton, adalah dua kapal yang dibuat oleh tim Batharasurya Solar Boat Project yang akan berlaga di Yanagawa Solar Boat Festival 2016. Berangkat awal Agustus mendatang, dua kapal tenaga surya ini akan dilepas melalui soft launching yang berlangsung Senin (27/6).
Bukan Soal Penghargaan, Dalu Ubah Wajah Dolly

Menyabet berbagai perhargaan tak pernah terlintas di kepala Dalu Nuzlul Kirom pada awal kiprahnya terjun ke dunia sociopreneur. Bahkan, berbagai penghargaan tersebut bukan menjadi menjadi motivasinya mendirikan Gerakan Melukis Harapan (GMH). Ia hanya ingin menginspirasi masyarakat untuk sama-sama bergerak menjadikan Indonesia yang lebih baik.