Potongan celoteh Afrizal Eka Ferdiansyah tadi disambut pecahan tawa dan tepuk tangan penonton, Sebagai comic pertama yang tampil di Stand Up Nite #1, ia semakin agresif membius penonton dengan banyolan-banyolan ringan. ”Saya juga heran dengan mereka yang merokok, apalagi merokoknya di toilet, banyak kan anak muda yang suka gitu?” lanjut lelaki yang akrab disapa Pepeng tersebut.
Tak mau berhenti mengocok perut penonton, Pepeng kembali melanjutkan permainan kataya. ”Di toilet kan banyak setannya, kalau kalian merokok di situ, kasian setannya bisa kena TBC, udah kena TBC gara-gara kita, mau ke dokter nggak punya uang pula. Itulah merokok, selain dilarang Tuhan, juga dilaknat setan,” katanya dengan gaya ala ibu kota. Tawa penonton pun meledak.
Dalam peringatan satu tahun peringatan hari lahir Komunitas Stand Up 10 Nopember tersebut, Pepeng tak ingin tampil sekedar mbanyol. ”Secara garis besar yang ingin disampaikan di stand up kali ini kan tentang kita sebagai Warga Negara Indonesia, sebagai pahlawan masa kini, memperjuangkan jati diri kita,” jelas yang juga sebagai penanggung jawab acara.
Dari situ kemudian ia menyampaikan hal-hal yang seharusnya tidak menjadi budaya hitam para pemuda sekarang, seperti merokok, mabuk-mabukan, atau bahkan mengkonsumsi narkotika. ”Hanya saja disampaikan melalui hiburan seperti ini,” lanjut Pepeng lagi.
Tidak hanya Pepeng, enam mahasiswa ITS lain juga turut unjuk gigi dihadapan ratusan penonton saat itu Di antaranya ada Adee Hadeed, Afani Roma Arisa, Khirzan Ulinnuha, Karim Sujatmiko, Jhovan Rayzel, dan Ratna Nurul Hidayah. Tak kurang, 250 penonton hadir. Tidak hanya dari ITS, ada juga dari Universitas Airlangga ataupun masyarakat umum lainnya.
Sesekali para comic out of topic, memanfaatkan kehadiran penonton dari UA yang mayoritas mahasiswanya perempuan. ”Coba di Unair ngelihat cewek tasnya jatuh, enak dilihat isi yang keluar alat-alat rias karena mereka jago dandan, men. Kalau cewek ITS, yang keluar obeng, palu, dan sebagainya, meski begitu cewek ITS juga jago dandan, rek. Dandan-dandan AC, dandan-dandan motor, dandan-dandan komputer,†ujar salah satu comic.
Salah satunya Rizki Yuniasari, mahasiswa Jurusan Fisika tersebut mengaku akhir minggunya menjadi berbeda dan sangat menyenangkan berkat adanya Stand Up Nite #1 ini. ”Comic-nya lucu-lucu, saya sampai capek ketawa dari tadi,” ujarnya. Rizki berharap acara ini tetap berlangsung nantinya. ”Semoga ada Stand Up Nite #2, #3, dan seterusnya,” imbuhnya. (oly/ran)