Ajak Mahasiswa Perhatikan Insuransi

Published on
By

"Kami mengadakan IGTC ini untuk membuka wawasan para akademisi terkait pentingnya asuransi dalam dunia kemaritiman," jelas Dr A Anton Lie, SE, MM, koordinator umum acara. Terlaksananya IGTC diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk bisa mendorong transformasi pemikiran umum saat ini. Yaitu dengan menggalakkan pemikiran insurance-minded. 

Salah satu cara untuk menghasilkan terobosan itu adalah untuk terlibat langsung di dalamnya. "Kami berharap para mahasiswa turut bergabung dalam industri asuransi," tutur pembicara Ir Eko Wari Santoso, MT. Karyawan profesional yang bekerja dalam industri asuransi haruslah memiliki kompetensi yang baik dalam bidang teknologi dan juga perkembangannya.

Hal tersebut karena pada dasarnya perusahaan asuransi harus melakukan assessment risk untuk setiap resiko yang akan dijamin. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui tingkat exposure suatu resiko sebagai dasar pembuatan keputusan akseptasi asuransi. Apabila assessment risk tidak tepat, hal tersebut akan berdampak buruk terhadap perusahaan ataupun yang mengajukan asuransi.

Eko merupakan Direktur Pemasaran Korporasi PT Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo). Sekitar dua tahun lalu ia mulai merekrut para alumni ITS. "Sekarang mereka tengah menempati posisi-posisi penting," tambah pria berkaca mata itu. Menurutnya lulusan ITS memiliki kompetensi yang dapat diandalkan dan dapat berkembang dengan pesat. (oly/lis)

×