
Blitar, ITS News — Guna mendukung kelestarian kawasan konservasi penyu, Departemen Desain Produk Industri (Despro) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abmas). Aksi tersebut berlangsung di Konservasi Penyu Segoro Lestari, Pantai Serang, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Ketua Tim Abmas ITS Gunanda Tiara Maharany SDs MDs menuturkan, timnya berupaya membantu dari segi visual branding. Menurutnya, visual branding seperti pembuatan media sosial (medsos) dan merchandise sangatlah penting bagi suatu tempat konservasi khususnya penyu. “Kami berfokus pada visual branding yang dapat menjadi potensi untuk mempromosikan kawasan konservasi ini,” ujarnya.

Dosen Despro ITS tersebut menyampaikan bahwa progresnya telah mencapai 70 persen lewat pembuatan medsos, beberapa merchandise, dan pembuatan maskot. Belum sepenuhnya selesai karena tim masih fokus melakukan trial and error pada merchandise-nya. Sempat pula dilakukan focus group discussion (FGD) dengan para pengurus dan warga sekitar untuk membahas produk tersebut.

Alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menuturkan bahwa timnya juga menyelenggarakan workshop untuk membuat batik cap dari bahan seadanya. Bahan yang digunakan seperti kertas bekas yang dibuat cetakan batik cap dan kain yang menjadi batik itu akan dijadikan suvenir. “Workshop yang kami adakan di sana mengajarkan cara membuat batik dari bahan seadanya dan akan menjadi suvenir untuk dibawa pulang,” tuturnya.
Gunanda berharap dapat terus bekerja sama dengan konservasi penyu ini untuk inovasi-inovasi baru yang dapat bermanfaat bagi para pengurus maupun warga sekitar. “Semoga kita bisa menghadirkan inovasi lainnya yang dapat membuat kawasan konservasi penyu ini lebih sejahtera,” ujarnya penuh harap.

Dengan demikian, kegiatan abmas yang dilaksanakan oleh Departemen Despro ITS ini sejalan dengan komitmen ITS dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). Antara lain pada poin ke-14 tentang Kehidupan di Bawah Laut serta poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (*)
Reporter: Harri Raditya Ardianto