
Kampus ITS, ITS News — Sebagai mahasiswa baru, banyak hal yang perlu dipahami untuk lebih bersiap diri dalam menginjak dunia perkuliahan. Oleh karena itu, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar acara tahunan bertajuk Informasi dan Pengenalan ITS (IPITS) 2023 secara luring, selama dua hari sejak Selasa (8/8), sebagai sarana informasi esensial seputar kampus perjuangan.
Terselenggara di berbagai titik, IPITS 2023 membekali maba dengan berbagai materi. Materi tersebut meliputi pengenalan seputar kampus, kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), norma kampus, hingga fasilitas yang ada di ITS. “Sebagai mahasiswa kampus terbaik di Indonesia, kalian patut bangga dan berambisi sebagai pencipta lapangan kerja masa depan,” tegas Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT membuka kegiatan dengan memantik semangat para mahasiswa.
Tak hanya itu, sebagai kampus dengan prestasi yang gemilang, Adi percaya bahwa kemampuan mahasiswa ITS dapat dioptimalkan melalui fasilitas yang ada. Minat dan bakat pun dapat dikembangkan, salah satunya melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta training yang disediakan oleh tiap himpunan dan fakultas untuk berbagai bidang perlombaan. “Dengan mewadahi segala potensi, minat dan bakat mahasiswa, ITS pun dapat bergerak progresif untuk menciptakan ITS Home of Champion,” jelasnya.

Dari perspektif yang berbeda, kehadiran pembicara untuk mewakili program unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Ir Sri Pinggit Wulandari MSi juga membawa dimensi penting dalam pengenalan kampus. Pemateri ini turut hadir dengan membawa fokus pada pentingnya MBKM untuk terus bergerak memasyarakatkan sistem belajar dan kreativitas mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam analisis lebih mendalam, program inovatif yang diinisiasi oleh Menteri Dikbudristek, Nadiem Makarim, merangkul berbagai alternatif bagi mahasiswa guna memperkaya pengalaman belajar mereka. Salah satunya adalah melalui implementasi kegiatan Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas belajar. Keunikan program ini terletak pada fakta bahwa pengalaman magang dan pembelajaran independen ini dapat diubah menjadi satuan kredit semester (SKS), yang nantinya akan berkontribusi pada pemenuhan persyaratan akademik mahasiswa.
Berkaitan dengan sistem SKS dan sejalan dengan adanya perubahan kurikulum ITS menjadi Kurikulum 2023, program MBKM ITS pun akan disesuaikan kembali. Pinggit, panggilan karibnya, mengungkapkan jika penyesuaian tersebut terdapat pada minimal konversi SKS yang harus ditempuh mahasiswa untuk MBKM, yaitu dari 20 SKS menjadi 10 SKS.”Dengan penyesuaian ini, dosen pun dapat lebih mudah untuk melakukan konversi dan dapat menarik banyak mahasiswa untuk mengikuti MBKM,” jelasnya.
Dengan demikian, pemaparan yang diberikan oleh Pinggit pun memiliki nilai penting bagi mahasiswa baru agar mereka memiliki wawasan yang baik dalam mengelola beban belajar mereka untuk semester-semester mendatang. Diharapkan pula, pengetahuan mengenai kehadiran program-program inovatif seperti ini akan membantu mahasiswa baru mempersiapkan diri secara optimal untuk perjalanan akademik mereka di masa depan.
Terakhir, meninjau tingginya antusiasme mahasiswa baru pada kegiatan IPITS 2023, kegiatan dengan maksud jelajah lebih dalam kampus akan dilanjutkan Rabu (9/8), dengan membahas terkait internasionalisasi, sistem informasi, hingga pemaparan dana abadi di lingkup ITS. Dengan berbagai materi yang diberikan selama IPITS, diharapkan dapat memperdalam pengetahuan mahasiswa baru seputar kampus untuk turut memotivasi mereka untuk berkontribusi dalam ITS Home of Champion seperti yang dikatakan Adi diatas. (*)
Reporter: Nabila Hisanah Yusri
Redaktur: Fauzan Fakhrizal Azmi