Dalam pembukaan yang dilaksanakan pada Jumat (6/2) di gedung Biologi ITS, Bambang sangat mengapresiasi acara ini. Apalagi, tujuan perlombaan ini adalah untuk mendukung upaya konservasi daerah Wonorejo. â€Daerah timur, sekarang ini benar-benar pemerintah Surabaya lindungi sebagai upaya konservasi, †jelas Bambang yang mengaku dulu daerah ini digunakan sebagai daerah pembangunan dan sekarang tidak lagi diperbolehkan.
Selain itu, lomba yang nantinya akan mengikut sertakan 12 tim dari berbagai daerah ini juga berupaya mengadakan edukasi pada masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan. Hal ini sesuai apa yang dikatakan Febri Eka, ketua panitia perlombaan.â€Dalam perlombaan ini nanti peserta juga diharap mampu sharing dengan warga sekitar tentang pentingnya kelestarian ekosistem,†Jelas mahasiswa Biologi angkatan 2007 ini.
Menanggapi hal itu, Bambang DH mengaku bila daerah Wonorejo memang seharusnya dijadikan daerah konservasi.â€Dari data yang saya peroleh dari, ada sekitar 147 burung yang hidup disana, apalagi ada yang dikategorikan burung migran dan burung yang dilindung,†jelasnya.
Dalam perlombaan ini, peserta diwajibkan melakukan pengamatan burung disekitar areal wonorejo. â€Kemudian, peserta diwajibkan mensketsa bentuk burung dan mengidentifikasi jenis spesies burung tersebut dengan bantuan buku panduan, †Jelas Febri.
selain itu, juga diadakan lomba fotografi on the spot yang diadakan di daerah wonorejo.
Dalam pembukaan ini sendiri, dihadiri juga Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Dr Rer Nat Tri Wikantoro Msc, Ketua Program Studi Biologi ITS Dra Dian Saptarini. Acara pembukaan ini dibuka secara simbolis oleh walikota dengan melepaskan dua ekor burung gelatik jawa.(yud)