bentuk cinta kasih Cak dan Ning Surabaya

Published on
By

Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja Cak dan Ning angkatan 2007 rencananya menargetkan 350 orang mahasiswa ini.“kita memang sedang mengambil segmen remaja, pas dengan momen valentine day” tutur Nova Rio, ketua panitia acara ini. Pria yang menjadi wakil III Cak Surabaya 2007 ini mengaku telah menyiapkan acara ini selama satu bulan. Jadwal perkuliahan di ITS yang sudah aktif juga menjadi alasan menggandeng HIMAATEKPAL dalam acara ini.
    
Mahasiswa STIKOM ini menyatakan adanya sedikit kendala seperti fasilitas yang kurang memadai. Hampir senada dengannya, Budyani negari, penanggung jawab dari HIMATEKPAL juga mengaku agak terhambat dengan perizinan dan juga sulit mengatur antrian pendonor karena besarnya antusias mereka. Disamping donor darah, acara ini dimeriahkan band akustik lokal “April” dan games sehingga terlihat berbeda dengan donor darah yang lain.

Tujuan dari acara ini memang hanya ditujukan sebagai aksi sosial untuk masyarakat luas. “Pokoknya acara sosial, sekaligus merayakan valentine day terlepas dari segala kontroversinya” ujar oky yang juga finalis Cak dan Ning Surabaya 2007.

Sedangkan dari pendonor sendiri mengaku senang dengan kegiatan-kegiatan seperti ini.“Acaranya hampir sama dengan lainnya, hanya yang membedakan ada doorprize bagi pendonor, terus makanannya lebih banyak” ujar Fery fadly, salah satu pendonor. Panitia memang menyediakan tiga kaos dan uang 50 ribu bagi yang beruntung.        

PMI yang menargetkan seratus kantong untuk acara ini berpesan diakhir acara untuk membuktikan cinta kasihnya dengan donor darah. PMI juga mengungkapkan ada beberapa agenda donor darah yang dilakukan di ITS. Acara donor darah memang sudah menjadi tradisi di ITS.  
 

×