Ananda Mikola dan Moreno Hadir di ITS

Published on
By

Kehadiran dua pembalap bersaudara ini menambah suasana makin meriah. Bahkan ketika sesi talk show tentang Corporate Social Responsibility (CSR) yang menghadirkan Deputi Direktur Hulu Pertamina, Tri Siwindono, Kepala Divisi Komunikasi Pertamina, Toharso, Presiden BEM ITS, Detak Yan Pratama, dan Dra Agnes Tuti Rumiati M.Sc, masih berjalan, beberapa mahasiswa sudah maju ke depan untuk mengambil gambar dua pembalap itu.

Dalam sesi talk show, yang menghadirkan Ananda dan Moreno, pertanyaan dari mahasiswa makin bertubi-tubi. Bukan hanya pertanyaan, suara sorak pun beberapa kali menggema saat Ananda dan Moreno menggelar kuis dan membagikan cinderamata kepada pemenangnya, berupa topi yang dibubuhi tandatangan keduanya.

Terkait dengan safety riding, Ananda Mikola memilih untuk tidak mengemudi saat kondisi badan capek dan kurang fit. ”Meski saya seorang pembalap, tapi jika kondisi badan kurang fit atau tidak sehat, saya lebih memilih untuk tidak mengemudi, karena resikonya amat besar,” ungkapnya.

Menjawab pertanyaan tentang resiko ketika terjun di sirkuit, baik Moreno maupun Ananda menjawab, bahwa profesi yang dijalankan sebagai pembalap memang beresiko, tapi itulah tantangannya. ”Terus terang, ketika saya pernah mengalami kecelakaan beberapa tahun lalu, perasaan kembali terjun menjadi pembalap tidak pernah sirna. Ini mungkin karena saya sudah terkondisi sejak kecil, sehingga selalu saja ingin terjun ke sirkuit meski penuh dengan resiko,” tandas Moreno.

Sementara itu, di hadapan sekitar 1500 mahasiswa ITS yang hadir, Toharso, Kepala Divisi Komunikasi Pertamina, menjelaskan betapa beratnya tantangan pihaknya dalam menghadapi persaingan pasar migas terutama dengan industri migas luar negeri. "Hal ini memang tak terelakkan mengingat Pertamina adalah perusahaan nasional dengan skala internasional," paparnya.

Namun, pihaknya menerapkan prinsip 4C yakni confident, clean, customer focus, dan competitive. Adapun untuk pemanfaatan cadangan energi alternatif, ditegaskan Tri Siwindono, perusahaan nasional ini telah menfokuskan diri pada pengembangan tiga energi alternatif yaitu biofuel, Coal Bed Methane (CBM), dan fuell cell.

Diakui Chasby Sidqi, ketua panitia, acara ini merupakan wahana Pertamina untuk mensosialisasikan Corporate Social Responsibilty (CSR). "Keuntungannya bagi kita dengan adanya road show ini, kita lebih kenal dengan Pertamina dengan segala fasilitasnya, dan juga lebih tahu apa itu CSR," tutur menteri Ristek BEM ITS ini. (humas/fay/jie/th@)

×