Pada hari jadinya ke-51, ITS bisa mempersembahkan iptek kepada negeri. Hal ini terbukti dengan makin banyaknya penghargaan yang diterima ITS baik berskala nasional maupun Internasional.
Demikian disampaikan Rektor ITS, Triyogi Yuwono saat rapat senat Terbuka dalam rangka peringatan Dies Natalis ITS ke-51. Menurutnya, hal ini sebagai bentuk nyata sumbangsih ITS terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia. Khususnya terkait strategi peningkatan kapasitas insani serta iptek di masing-masing koridor Ekonomi. "Karena itu, tantangan kita ke depan semakin besar ," kata Triyogi dalam rilisnya yang diterima Okezone, Kamis (10/11/2011).
Saat ini, katanya, ITS juga dituntut untuk terus mampu menyediakan akses masuk seluas-luasnya kepada siapa saja yang ingin melanjutkan pendidikan di ITS. Mendapatkan pendidikan berkualitas tinggi dengan biaya pendidikan yang tetap terjangkau. Selain itu, ITS juga harus mampu mengembangkan dan menerapkan keunggulan riset dan pengalamannya dalam pengabdian kepada masyarakat. Hal ini sebagai bentuk kontribusi ITS dalam memberikan solusi bagi permasalahan yang terjadi di sekitarnya, terutama dalam koridor ekonomi Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur.
Tidak hanya itu, ITS juga tertantang untuk berbagi dan menularkan keunggulan kemampuan khas ipteknya dalam membina dan bersinergi dengan perguruan tinggi di Indonesia Timur dan tersebar di empat koridor ekonomi yang membentang dari Kalimantan sampai ke Papua.
"ITS juga wajib berupaya terus menerus memberikan contoh yang inspiratif sebagai agent of change bagi masyarakat sekitarnya," ujarnya. Termasuk juga, ITS harus berperan harus berperan dalam penyelesaian masalah bangsa, tugas berat lainnya adalah peningkatan karya-karya orisinal sebagai sebuah PT dalam bidang sains dan teknologi.
Di usia yang ke-51 ini ITS telah menjadi acuan berbagai perguruan tinggi khususnya di wilayah Indonesia timur.(rhs)