Satu lagi layanan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bagi mahasiswa. Kali ini berupa smart card (kartu pintar). Fasilitas ini diluncurkan resmi kemarin sebagai salah satu rangkaian kegiatan Lustrum ke-9 ITS.
Banyak fasilitas yang bisa diperoleh dari kartu ini. Salah satunya, bisa digunakan untuk pembayaran mahasiswa. Selain itu, smart card juga bisa digunakan untuk telepon. Bahkan rencananya, fasilitas parkir dan kantin juga bisa di akses melalui kartu ini.
Kalau dilihat sepintas, bentuk kartunya tidak jauh berbeda dengan kartu kredit biasa. Hanya, pada kartu ini terdapat logo ITS dan bisa digunakan di berbagai fasilitas, baik akademik ataupun non akademik. Semisal untuk pembayaran SPP, mengisi formulir perencanaan studi yang disebut FRS (formulir rencana studi), atau sekadar melihat nilai.
Kartu ini juga bisa digunakan untuk mengakses layanan perpustakaan, telepon, mengambil uang tunai, ataupun berfungsi sebagai alat pembayaran di pusat perbelanjaan. "Jadi, hanya dengan membawa satu kartu saja beberapa transaksi sudah bisa dilakukan," ujar Prof Muhammad Nuh DEA, Rektor ITS.
Kartu multifungsi tersebut, lanjut dia, juga bisa digunakan untuk mendapat layanan telepon. Yakni, cukup memasukkan kartu dalam telepon yang telah dirancang khusus, langsung bisa digunakan untuk telepon. "Tapi kartu ini hanya bisa digunakan untuk telepon interlokal atau handphone. Tidak bisa untuk telepon lokal," jelas Account Manajer Telkom UCC V Jatim Teguh Budi Karyono yang hadir dalam peresmian itu.
Untuk pembayaran akan dilakukan secara otomatis. Yakni dengan cara mengambil dari saldo tabungan yang dimiliki mahasiswa. "Jadi mahasiswa tidak usah susah-susah membayarnya," tambahnya.
Teknologi yang digunakan dalam telepon ini adalah teknologi VOIP (Voice Over Internet Protocol). Sedangkan alatnya bernama IP Pay Phone. "Saat ini di ITS masih mempunyai 1 telepon di puskom (pusat komunikasi). Rencananya akan diperbanyak menjadi 70 unit. Sekitar bulan Januari akan terpasang di seluruh ITS," urai teguh.
Sedangkan untuk fasilitas perpustakaan, menggunakannya dengan cara memasukkan smart card ke dalam card reader. "Setelah dimasukkan akan diketahui identitas pemilik kartu. Sehingga, tidak perlu lagi menulis secara manual. Tahun depan akan diperluas fasilitasnya, sebagai kartu parkir dan bisa dipakai sebagai alat pembayaran di kantin," jelas humas ITS Sukemi.
Sementara, pemakai kartu hanya mahasiswa baru. "Nanti akan dikembangkan secara bertahap. Rencananya, bukan mahasiswa saja yang menggunakan, tapi seluruh civitas kampus juga akan memakai kartu ini," pungkas Nuh. (rth/ris)