Presiden SEG-SC-ITS Hadiri SLS di Colorado

Published on
By

SEG Student Leadership Symposium (SLS), begitulah nama program yang diikuti Nova, merupakan program yang ditujukan kepada presiden SEG-SC di universitas seluruh dunia. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan melatih kemampuan leadership pesertanya yang memiliki latar belakang di bidang geofisika.

”Saya tidak pernah menyangka untuk menjadi  Presiden SEG-SC-ITS dan mengikuti program SLS ini. Ini semua adalah buah kerja keras teman- teman yang ada di SEG-SC-ITS,” ungkap Nova takjub. Ia menyatakan organisasi yang disponsori Chevron ini melatih peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa dan profesional, yakni orang-orang dengan pelbagai profesi dan dosen.

Dalam pelaksanaannya, ia menyebutkan kegiatan ini diisi dengan sesi diskusi permasalahan dan riset yang dilakukan masing-masing peserta untuk kemudian dipresentasikan. ”Setidaknya kegiatan ini didampingi oleh SEG Board of Director dan Chevron Representative dalam presentasi masing-masing peserta,” tambahnya.

Bagi Nova, bertemu dengan SEG Foundation Chair of the Board of Director adalah pengalaman yang paling mengesankan. Nilai lain yang didapat di kegiatan ini, selain karakteristik pemimpin juga sikap saling menghargai. “Disini saya bertemu dengan Mr. Mike Forrest, ketua dari SEG Foundation. Dari beliaulah rasa menghargai sangat dijunjung tinggi, mulai dari menghargai waktu sampai menghargai tiap individu,” ujar mahasiswa kelahiran Duri, 29 November 1994 ini.

Tak hanya pelatihan, peserta SLS juga diberikan informasi yang sangat penting guna menunjang kariernya kelak. Pameran perusahaan-perusahan minyak dan gas, software processing, interpretasi geofisika, dan service adalah salah satu sarana yang dibangun. ”Ada juga Student Networking Event dimana peserta dapat berinteraksi secara langsung dengan para pelaku industri, terutama dengan Chevron sehingga bisa menjadi pembangun network para peserta,” tutur Nova.

Lebih lanjut, ia menjelaskan mendapatkan banyak pelajaran dari seluruh peserta SLS yang berasal dari berbagai dunia. ”Dalam SLS ini saya bertemu banyak orang-orang baru seperti mahasiswa geofisika yang berasal dari banyak negara. Disinilah saya banyak belajar dari mereka, saya terapkan cara komunikasi para pemimpin perusahaan yang baik,” pungkasnya.

Pun demikian, Nova mengungkapkan rasa syukurnya mendapat kesempatan langka dari SEG-SC-ITS yang baru dibentuk pada tahun 2013 ini. Menurutnya, hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi Nova agar lebih bermanfaat lagi bagi organisasi yang dipimpin oleh Dr Widya Utama DEA ini. Begitu pula dengan SEG yang telah memberikan banyak peluang terhadap SEG-SC-ITS, seperti SLS dan sumbangan buku. ”Selanjutnya adalah giliran saya mendorong SEG-SC-ITS agar dapat bermanfaat bagi ITS, masyarakat, dan dunia internasional,” harapnya usai mengikuti program ini.

Di akhir, ia mengaku pada pengalamannya yang kedua menjajaki prestasi internasional ini merupakan kesempatan yang sangat luar biasa. ”Saya sendiri tidak pernah menyangka dapat mencapai prestasi tinggi di kancah internasional, saya ingin membagikannya  kepada teman-teman sekalian,” tutupnya. (riz/man)

×