ICASIE merupakan konferensi internasional bidang rekayasa infrastruktur sipil pertama yang diinisiasi DTIS. Bagi Dr Machsus ST MT, Kepala DTIS, ICASIE cukup spesial. Hal ini karena konferensi internasional perdana pasca restrukturisasi Program Studi Diploma ITS disatukan dalam satu fakultas.
"Ini berarti program vokasi diberi ruang dan kesempatan, maka bisa dipastikan akan mengalami kemajuan yang akseleratif," ungkap Wakil Sekjen Pengurus Pusat Ikatan Alumni ITS tersebut.
Salah satu tujuan acara yakni membangun dan mempererat jaringan akademisi dan praktisi bidang rekayasa sipil nasional dan internasional. Hal ini didasari oleh banyaknya masalah terkait rekayasa infrastruktur sipil di Indonesia.
Untuk itu, melalui konferensi internasional ini diharapkan mampu memberi solusi terhadap permasalahan infrastruktur di Indonesia. "Kami berharap melalui acara ini banyak muncul gagasan, dan inovasi baru sehingga keberlanjutan ICASIE ini terjaga," ujar Machsus.
Sedangkan ATPW merupakan seminar nasional yang telah terlaksana sepuluh kali. ATPW diketuai oleh Kamilia Aziz ST MT. Sedangkan ICASIE untuk yang perdana ini diketuai oleh Dr Ir Bayu Ridho Aji MT. Kedua acara tersebut bertema Material for Infrastructure Engineering yang dihadiri sekitar 200 peserta dan 73 pemakalah.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh pemateri dari perguruan tinggi asal Malaysia, Prof Dr Mohd Mustafa Al-Bakri Abdullah dari Universiti Malaysia Perlis, Prof Ir Dr Muhammad Fadhil Nuruddin dari Universiti Teknologi Malaysia, dan Dr Mohammad Anuar bin Kamaruddin dari Universiti Sains Malaysia. Selain itu, Ir Wahyu P Kuswanda dari PT Teknindo Geosistem Unggul turut diundang sebagai pemateri dalam acara ini.
Prof Dr Ir Ketut Buda Artana MSc PhD, Wakil Rektor ITS Bidang Penelitian Inovasi dan Kerjasama menyambut baik agenda konferensi internasional ini. Menurutnya agenda ini penting untuk mencapai tahapan pengembangan ITS Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). "Sejak 2016 ITS ditargetkan sebagai Research University, 2025 ditargetkan sebagai Research and Innovative University, hingga 2035 sebagai Entrepreneurial University," ungkap Ketut.
Semua paper yang lolos seleksi Tim Reviewer ICASIE akan diterbitkan dalam prosiding IOP Conference Series: Materials Science and Engineering (ISSN: 17578981). Sedangkan untuk paper yang lolos seleksi Tim Reviewer ATPW akan diterbitkan di prosiding ATPW atau Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JTAS). JTAS (eISSN:2579-891X; Cetak:1907-753X), adalah jurnal berkala yang diterbitkan oleh DTIS sebagai media publikasi hasil penelitian berkaitan dengan rekayasa dan aplikasi Teknik Sipil. (mbi/dza)