Dari 30 tim yang berhasil lolos ke babak semifinal dibagi menjadi dua yaitu 15 di Cerdas Cermat dan 15 tim lain akan diuji kemampuan menjawab soal Auction. Pembagian ini dikarenakan perbedaan aturan dan tempat lomba pada pada sesi pertama dan sesi kedua.
Cerdas Cermat mengambil lokasi di Departemen Manajemen Bisnis sedangkan Auction di Student Community Center (SCC) lantai tiga. ”Aturan dari kedua sesi ini sangat berbeda, namun semua tim akan tetap merasakan keduanya karena akan di rolling,” jelas Dzaky Wibowo.
Ketua panitia dari IE Games 12th ini menjelaskan bahwa aturan berbeda yang dimaksud adalah pada Cerdas Cermat 15 tim dibagi lagi menjadi lima tim yang ditempatkan di tiga kelas berbeda. Cara menjawab soal pada cerdas cermat ini pun dengan berebut, yaitu tim yang dapat menjawab harus segera memencet bel agar tidak didahului tim lain.
Disisi lain Auction memiliki aturan yang sama seperti lelang pada umumnya. Namun, yang berbeda adalah modal awal yaitu waktu pengerjaan soal selama 100 menit. Saat tim berhasil menjawab soal lelang dengan benar poin yang diberikan sebesar 30 dengan tidak ada pengurangan nilai jika salah dalam menjawab soal.
Mahasiswa asal Salatiga ini mengaku bahwa kedua sesi inilah yang membuat pebedaan IE Games 12th dengan tahun-tahun sebelumnya. ”Ide ini benar-benar baru, karena tahun lalu hanya mengerjakan soal yang lebih sulit dari babak penyisihan,” ungkap Dzaky, sapaan akrab Dzaky Wibowo.(pra/akh)
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta
Kampus ITS, ITS News — Untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan