Tutup CommTECH, Peserta Tampilkan Budaya Indonesia

Published on
By

Lagu tahun 90-an karya John Lennon berjudul Imagine tampak dimainkan dengan alat musik tradisional Indonesia bernama angklung. Menariknya, bukanlah musisi angklung asli Indonesia yang memainkannya. Tetapi justru dimainkan oleh orang berkewarganegaraan asing yang sedang mengikuti kegiatan CommTECH. 

Penampilan itu pun, ditonton oleh puluhan masyarakat lokal. Beberapa orang yang memperkenalkan budaya ini ke peserta turut membantu dalam pementasan ini. Selain Imagine, peserta CommTECH juga memainkan lagu Suwe Ora Jamu hingga kemudian menampilkan tari Saman. 
Pada penutupan CommTECH ini para peserta diharuskan memilih rekannya untuk diberi penghargaan. "Ada penghargaan the most hilarious, the most silent, the Mr. CommTECH, Ms CommTECH, dan the sleepy head," ujar Adolf Afwari, wakil koordinator acara CommTECH.
Menurut Adolf yang menarik dalam penutupan ini adalah ketika para peserta membuat kue kejutan untuk manajer CommTECH tahun ini. "Sebenarnya bisa menarik lagi jika bu Risma (walikota Surabaya, red) hadir saat penutupan ini. Sayang beliau ternyata berhalangan hadir," kata Adolf.
Setelah acara penutupan, peserta akan pulang ke negaranya masing-masing pada Kamis (2/2). CommTech tahun ini didominasi universitas di benua Australia seperti Royal Melboune Institute of Technology (RMIT), University of New South Wales (UNSW), Australian Defence Force Academy (ADFA) Canberra, University of Technology Sidney (UTS) Australia, University of Melborne, hingga Western Sidney University. (yan/hil)

×