Ini Pendapat Cak Nun Tentang Gerakan 3S

Published on
By

Gerakan 3S diresmikan oleh Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MScEs PhD dan disaksikan oleh Emha Ainun Najib yang akrab disapa Cak Nun. Usai peresmian, Cak Nun memberikan sedikit tanggapannya terkait gerakan kampanye tersebut.

Ia menyampaikan tentang dua terminologi, yaitu kontinuitas dan adopsi. Kontinuitas berarti meneruskan yang sudah ada kemudian memperbaiki dan menyempurnakan. Sedangkan adopsi menurutnya adalah moro-moro niru. Ia menyatakan, universitas atau perguruan tinggi adalah fenomena adopsi, termasuk ITS.

"ITS sudah  memasuki tahap perenungan, dan memperoleh kesadaran-kesadaran baru untuk memperbaharui sejumlah nilai pendidikan di dalamnya," ujarnya.

Pria yang dikenal sebagai tokoh intelektual Islam ini memberikan satu contoh cara berpikir sederhana untuk mewujudkan 3S. "Apabila keadilan terbangun, maka salam, sopan, dan santun akan dengan sendirinya muncul dan dilakukan orang," ujar pria kelahiran Jombang ini.

"3S tidak bisa diperintahkan sebagaimana perintah shalat, tetapi perlu diciptakan alasan. Jika sebab-sebab terpenuhi maka suasana yang penuh salam, sopan, dan santun akan terpenuhi," pungkasnya. (mei/pus)

×