Mandom Tawarkan Global Management Trainee untuk ITS

Published on
By

Prof Dr Bambang Rudyanto MSc, ditemani Muhammad Arif Kurniawan,  melakukan proses seleksi Global Management Trainee bagi mahasiswa ITS. Sebanyak seratus aplikan lolos seleksi dokumen mengikuti wawancara. Wawancara ini cukup menarik dibandingkan dengan wawancara lainnya, sebab waktu wawancara hanya tiga menit bagi tiap aplikan.

Dikatakan Bambang, dari wawancara ini, akan disaring sebanyak dua puluh aplikan yang berhak mengikuti seleki selanjutnya. Terdapat seleksi psikotes, wawancara oleh manajer perusahaan dan Medical check up serta wawancara akhir oleh management atasan yang menanti kedua puluh peserta yang lolos wawancara hari itu.

ITS sebagai salah satu target universitas cukup dipandang. Sebab dari seluruh Indonesia, PT Mandom hanya melakukan seleksi bagi empat kampus terbaik yakni ITS, UI, ITB dan UGM. "Kami mencari lulusan lulusan ahli dalam keteknikan untuk bekerja bersama kami, dan kami percaya ITS menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kualifikasi kami," ujar Bambang.

Hal senada turut dilontarkan Arif. Ia menyatakan bahwa Mandom hanya mencari orang orang terbaik dari empat kampus terbaik. "Kami menyaring yang terbaik karena kami juga ingin mempersiapkan yang terbaik untuk Mandom,” terang Kepala Internal Audit PT Mandom Indonesia itu.

Meski interviewer hari itu merupakan orang pribumi, Arif menjelaskan bahwa para peserta lolos seleksi akan ditempatkan magang di perusahaan Mandom di Jepang. Disana, selama tiga tahun, peserta magang akan digembleng menjadi karyawan dengan jiwa minozukuri dan paham semangat pelayanan konsumen.

Disamping itu, program magang ini bertujuan menghasilkan orang orang berwawasan luas, memiliki pola pikir global, kemampuan profesional, serta menjadi pejabat penting di masa depan. "Kami mengharapkan selama magang di Jepang nanti, setiap peserta terbentuk menjadi pribadi yang terbuka dan paham dengan bisnis internasional," ucap Arif.

Melalui program ini, Mandom bermaksud mencari kandidat untuk bekerja di bidang keteknikan dan pemasaran. Seleksi ini terbuka untuk semua jurusan di ITS. "Kami mencari kandidat yang akan diberangkatkan pada April 2017 mendatang," ungkap Arif.  

Arif berharap, mahasiswa ITS berani menantang diri untuk mencoba program ini. Selain menyediakan akomodasi, transportasi, dan uang kantong selama magang, Ia menjamin program ini bakal memberi pengalaman yang tak terlupakan. "Seusai program ini, kami menjamin kalian akan memiliki karir yang lebih cerah dimasa depan," pungkasnya. (ven/akh)

×