Pada kesempatan kali ini, turut hadir para alumni D3 Metrologi dan Instrumentasi ITS yang sengaja datang membagi kisah kesuksesan mereka di hadapan peserta. Diantaranya Donny Priantoro Amd, Operator Process CPP PT PHE WMO, dan Lelita Merpati Dewira ST, Internal Sales Engineer PT Endress Hauser Indonesia.
Seperti yang disampaikan Donny kala menjelaskan dunia industri migas di Indonesia yang menurutnya terbagi menjadi dua bagian. Yakni hulu yang berarti proses eksplorasi dan eksploitasi migas dengan beberapa contoh perusahaan yang bergerak di bidang ini seperti Chevron, Petronas, Total, ExxonMobil. "Perusahaan di bidang ini, hanya diperbolehkan untuk proses pencarian sumber minyak dan gas, pengeboran sumur, dan pengembangannya saja," terangnya.
Sementara bagian yang kedua, yaitu hilir dimana perusahaan di bidang ini mencangkup dari pengolahan minyak mentah hingga penjualan ke konsumen. Beberapa nama perusahaan yang bergerak di bidang ini diantaranya adalah Pertamina Refinery, Pertamina Pemasaran, dan Shell.
Menurutnya, pada kedua bidang industri migas inilah ahli instrumentasi sangat dibutuhkan. Semisal di bagian production operator, instrument technician, dan automation technician. "Kebanyakan di posisi operator, perusahaan membuka lowongan yang besar pada fresh graduate," ungkap Donny.
Bahkan, diyakininya ahli instrumenasi memiliki kelebihan tersendiri. "Ada kelebihan dimana instrumentasi punya pemahaman yang lebih mengenai alat yang akan dioperasikan," ujarnya mantap.
Senada dengan hal tersebut, Lelita mengungkapkan persaingan di dunia kerja sangatlah kompleks. Maka dari itu, dibutuhkan softskill yang baik guna menghadapi tantangan kerja nantinya, "Bekerja itu tidak sendiri tetapi teamwork, jadi harus terus mengasah softskill masing-masing," ujarnya.
Bagi Lelita, setiap individu mempunyai peluang yang sama dalam hal meraih kesuksesan. Dengan catatan,lanjutnya, harus benar-benar belajar dengan baik dan dapat memanfaatkan setiap kesempatan yang ada. "Jangan hanya mencari nilai saat kuliah, tetapi serap ilmunya karena bermanfaat ketika kerja kelak," pesannya mengakhiri kultam. (fai/man)