Ketiga lokasi tersebut meliputi area Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Jurusan Teknik Mesin (JTM), dan area Program Studi (Prodi) D3 Teknik Mesin. ”Tiga lokasi tersebut sengaja dipilih karena menjadi tempat strategis dan sering dipenuhi banyak kendaraan,” ujar Heppy.
Tempat parkir ini menurutnya direncanakan akan dibangun sebanyak dua tingkat. Hingga akhir tahun 2015, lanjut Heppy, pihaknya menargetkan satu tingkat rampung dibangun. “Pembangunan yang struktur dasarnya dibangun dari baja ini direncanakan untuk siap pakai pada Desember tahun 2016,†tambahnya.
Secara total, pembangunan yang menelan dana senilai Rp 4,2 milyar ini ditaksir akan diperuntukkan bagi area parkir di FMIPA, JTM, dan Prodi D3 Teknik Mesin masing-masing sebesar Rp 1,3 milyar, Rp 1,5 milyar, Rp 1,4 milyar. Dengan dana sebesar itu, diakuinya menjadi salah satu upaya ITS dalam menata ruang kampus menjadi lebih elok. ”Kami ingin membuat ITS tidak kalah dengan Surabaya yang rapi,” tambah Heppy.
Tak hanya area parkiran yang menjadi perhatian, taman-taman kampus pun disebutkannya akan diperbanyak. Kolam-kolam di dalam lingkungan kampus pun tak luput dari perhatian tim yang dinaunginya. ”Seperti kolam di Jalan Teknik Arsitektur misalnya, kolam tersebut direncanakan akan didesain menjadi lebih tartata agar bisa dinikmati seperti taman pada umumnya,” tutupnya. (imb/man)