Pertunjukan Budaya Buka ASEAN Technological Camp

Published on
By

Tari Garuda Nusantara merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari pulau Jawa. Kegagahan, keindahan, serta keberanian burung yang menjadi simbol Negara Kesatuan Republik Indonesia ini tampak jelas dari setiap detail gerakannya. ”Saya ingin mengenalkan budaya Indonesia sekaligus menunjukkan sifat-sifat pemudanya yang tersirat dalam gerakan tari Garuda,” ujar Bahalwan Apriyansyah, penari dalam acara pembukaan ASEAN Technological Camp 2015.

Dalam penampilannya, Bahalwan menggunakan kostum bercorak merah, putih dan hitam.  Kostum tersebut dilengkapi dengan sayap berwarna emas dan biru. Selain itu, terdapat beberapa aksesori berupa gelang, mahkota, dan gongseng. ”Perlengkapan tersebut berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur seperti Madura, Surabaya, dan Banyuwangi,” terang mahasiswa yang menjadi volunteer International Office ITS tersebut.

Selain disuguhi dengan tari Garuda Nusantara, peserta camp juga dimanjakan dengan alunan musik khas batak. Pertunjukan musik tersebut dimainkan oleh komunitas mahasiswa daerah Sumatera Utara, Mahasiswa Bona Pasogit (MBP) ITS. ”Setiap lagu dari daerah kami memiliki makna yang berguna bagi kehidupan termasuk menjalin hubungan,” ujar Paulindra Pangaribuan, anggota MBP ITS.

Paulindra menambahkan, pertunjukan musik yang dimainkan MBP ITS kali ini sengaja dilakukan semirip mungkin seperti aslinya. Selain menggunakan instrumen musik khas batak berupa suling dan gondang batak, mereka juga membawakan lagunya dalam bahasa Batak Toba. ”Namun kami tadi juga memainkan beberapa lagu pop modern. Tapi tetap kami berikan sentuhan Batak,” tuturnya kepada ITS Online. (ven/ali)

×