SEM merupakan kompetisi dalam merancang dan membangun kendaraan dengan effisiensi maksimal. Tahun ini, Manila yang merupakan ibukota negara Filipina pun ditunjuk sebagai tuan rumah. Kompetisi ini setidaknya diikuti oleh 17 negara di seluruh Asia dengan total 129 tim yang berlaga.
Tahun ini, ITS mengikutsertakan dua tim yang masing-masing beradu pada kategori Prototype dan Urban Concept. Namun, untuk kategori Prototype ITS hanya mampu bertengger di posisi keempat di bawah tim dari Jepang, Thailand dan Arab Saudi dengan perolehan laju 151 km/liter.
Pada kategori Urban Concept Diesel ITS unggul dengan rekor baru 153 km/liter melebihi rekor yang diperoleh pada tahun lalu. Hal inilah yang akhirnya menobatkan ITS sebagai juara SEM 2015. Perolehan ITS di ajang SEM ini bukanlah kali pertama. Sebab, sejak 2012 ITS telah rutin menjadi juara di kategori serupa di ajang yang sama. Namun dengan rekor yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
Dari sekitar 29 tim dari perguruan tinggi Indonesia yang berlangga di SEM 2015, hanya ITS yang mampu mengibarkan Sang Saka Merah Putih di podium juara. Ke depannya, Tim Sapu Angin ITS akan terus berbenah dalam segala bidang. Setelah SEM 2015, mereka harus bersiap lagi untuk ajang Student Formula Japan 2015 yang akan dihelat September mendatang di Prefektur Shizuoka, Jepang. (owi/guh)