Pasca pertemuan di Global Workshop yang dihelat oleh Universitas Teknologi Malaysia (UTM), ITS yang diwakili Ketua Internasional Office Dr Maria Anityasari ST ME sepakat menjalin kerjasama dengan RU. Shizuyo Asai, juru bicara RU mengatakan bahwa tahun lalu belum ada bentuk kerjasama yang akan dilakukan. ”Itu masih berupa payung untuk menaungi kerjasama kita ke depannya nanti,” terangnya.
RU yang diwakili oleh empat delegasinya, Prof Kenichi Kasahara, Prof Seiji Hashimoto, Hiromi Yamada dan Shizuyo Asai kemudian mengadakan diskusi dengan ITS. Dikatakan Shizuyo, pencanangan beberapa program RU-ITS sudah dibicarakan sejak pagi pagi. Namun, untuk realisasinya masih belum ada detail yang pasti. ”Kita harus bertahap, sebab sistem yang ada di kita berbeda dengan yang ada di ITS,” ujar Shizuyo.
Program yang dimaksud berupa sebuah join degree antara salah satu departemen yang ada di ITS dengan RU. ”Tadi pagi kami sudah mendiskusikan tentang join degree. Jika rencana pertama ini berhasil, secara bertahap akan kami kembangkan kesepahaman lain dengan ITS,” papar Shizuyo kepada ITS Online.
Ditanya perihal bentuk kerjasama yang lain, Shizuyo mengungkapkan ketertarikannya untuk lebih mengeksplor kegiatan penelitian bersama-sama. Selain itu, lanjut Shizuyo, akan dikembangkan pula agenda pertukaran mahasiswa antar institut. ”Kami ingin membuat keadaan yang bisa menguntungkan kedua belah pihak,” tuturnya.
Selain itu, Shizuyo menyatakan harapannya akan terealisasinya program tersebut. Pasalnya, ia mengaku takjub dengan rindangnya pepohonan dan terawatnya lingkungan ITS yang berbeda dengan kampus lain di Indonesia. ”Saya ingin sekali kembali kesini lagi, untuk beberapa alasan saya ingin kesini lagi dan tur keliling kampus seharian penuh,” pujinya terhadap ITS. (owi/sha)