Ini Lima Bacarek Terpilih Versi Mahasiswa

Published on
By

Kelimanya adalah Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT dengan 1361 suara, Prof  Ir  Daniel Mohammad Rosyid PhD dengan 1357 suara, dan Prof  Dr Ing  Ir Herman Sasongko dengan 1314 suara. Adapun nama lainnya yaitu Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD dengan 1077 suara dan Prof Drs Nur Iriawan MIkom dengan 750 suara.

Setelah prosesi perhitungan selesai, hasil perhitungan pun langsung dibawa ke ruangan senat yang berada di gedung rektorat. "Alhamdulillah perhitungannya tadi berjalan dengan lancar," ujar Chandra Karta Yudha.

Mahasiswa yang juga mengepalai Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan Bacarek ini mengaku tim yang dipimpinnya akan bertugas dengan rentang waktu yang relatif singkat. Meski diawali dengan ketidakjelasan akan peran dan fungsinya, keberadaan pokja ini pun diakuinya memiliki posisi yang penting dalam hajat empat tahunan ITS ini. Ia mengatakan mulai dari menyiapkan logistik hingga berkoordinasi dengan Komite Panitia Pengumuan Suara di setiap jurusan ITS menjadi salah satu tugas yang diemban timnya.

Harapan Presiden BEM ITS

Saat ditemui diruangannya, Imran Ibnu Fajri berharap agar mahasiswa dapat diikutsertakan hingga proses pemilihan ini usai. ”Kami butuh kejelasan yang utuh mengenai pemilihan Bacarek tahun ini,” tegas Presiden BEM ITS ini. Menurutnya, masih ada kebijakan yang dinilainya buram terutama menyoal siapa yang seharusnya berhak mengeluarkan peraturan dalam penjaringan rektor ini.

Di akhir, Fajri pun berpesan agar sang pemangku kepentingan ITS di masa depan dapat menyeimbangkan antara nilai-nilai softskill dengan hardskill sivitas akademikanya. "Semua Bacarek juga harus menerima hasil yang ada," tambahnya. Dan saat nanti penentuan hasil rektor dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, ia pun menginginkan adanya keterbukaan mengapa si fulan dapat terpilih sebagai Rektor ITS yang baru. (hil/man)

×