1001 IDE, Pamerkan Berbagai Benda Hampir Punah

Published on
By

Komunitas di Despro yang unjuk gigi dalam pameran ini diantaranya Toys, Koi (Ilustrasi manual), Craft, Squadword (Tipografi), Alay (Komunitas layangan), Kokoro (Komunitas komik), Mata Satu (Komunitas fotografi), Gambar Gerak, Vow (Komunitas gambar vektor), Digicol, Ruang 109 (experimental art), Selazar (komunitas dance), Pivot 3D, Kaligrafi dan mainhati (komunitas game).

Meskipun berlatarkan komunitas berbeda-beda, tiap komunitas tetap mengusung tema The Extinction dengan caranya masing-masing. Komunitas Toys misalnya, karya yang dipamerkan pun berupa mainan yang hampir punah seperti gasing, mainan berbentuk gorilla serta badak. Sedangkan komunitas seperti main hati memamerkan game baik virtual maupun game manual yang hampir punah seperti dakon dan game 8 bit yang dulu sangat populer.
Memang di dalam HIMA Ide terdapat beraneka komunitas yang menaungi minat serta skill mahasiswa Despro di bidang seni dan desain yang kadang tidak dapat tersalurkan lewat prodinya. Misalnya saja komunitas Koi yang berkarya di bidang ilustrasi manual, anggota koi bukan hanya mahasiswa DKV saja, namun juga mahasiswa Desain Produk dan Desan Interior. Karya mereka pun tak kalah menarik dibandingkan anggota Koi yang dari DKV. Sama halnya dengan komunitas toys yang tidak hanya beranggotakan mahasiswa Desain Produk saja.
Selain pameran karya mahasiswa, acara 1001 ide juga menampilkan fashion show yang menampilkan karya mahasiswa Despro di bidang desain fashion, talkshow dan workshop di bidang seni dan desain juga penampilan band yang memanjakan telinga pengunjung. Tak ayal hingga pameran hari pertama ditutup, stand 1001 ide tetap ramai oleh pengunjung.
Menurut Mohammad Chummaidy, ketua panitia 1001 ide, pameran ini merupakan pameran yang spesial karena pameran ini menyatukan prodi Desain Komunikasi Visual (DKV), Desain Produk dan Jurusan Desain Interior. Terlebih lagi, acara ini dipegang oleh mahasiswa baru (maba) despro 2013 sebagai pameran perdana mereka.
Mahasiswa yang akrab dipanggil Chum ini mengaku pameran ini merupakan salah satu agenda pengkaderan di despro. Berbeda dengan jurusan lain, bentuk pengkaderan di despro kebanyakan berupa event atau pameran yang akan diadakan oleh maba. Selain melatih kemampuan manajemen maba, pameran yang diadakan juga bertujuan untuk melatih rasa percaya diri maba untuk memamerkan karyanya kepada orang lain.
David Tan Kagog, wakil ketua panitia 1001 ide manambahkan, acara pameran semacam ini bermanfaat bagi mahasiswa, selain melatih kretivitas, acara pameran juga berfungsi untuk menjalin  koneksi dengan orang lain, terutama donatur acara. “link sangat penting dalam karier seorang desainer, jadi membangun link dari sekarang akan sangat bermanfaat,” pungkas David. (gol)

×