Enterpreneur Festival, Gaet 600 Pengunjung

Published on
By

Sub acara yang diadakan setiap tahunnya ini tentu memiliki beberapa inovasi, salah satunya yakni penambahan stan hingga 45 stan bazar. Seluruhnya adalah kategori makanan, minuman, baju, aksesoris dan lain-lain. "Persyaratannya memang untuk umum tetapi diutamakan mahasiswa. Dengan biaya murah ini, justru memudahkan enterpreneur kalangan mahasiswa mudah berkembang," ujar Yohanes Daniar, penanggung jawab Enterpreneur Festival ini.

Banyaknya peserta Enterpreneur Festival dari acara yang bertemakan Aplikasi Seni dalam Ilmu Biologi ini terbukti dari jangkauan daerah peserta. Mulai dari para enterpreneur ITS itu sendiri, STIE Perbanas, Universitas Surabaya, hingga Universitas Brawijaya.
 
Melihat antusias para enterpreneur muda di acara yang turut mengundang Java Jazz dan Heavy Monster tersebut, mahasiswa yang akrab disapa Dani ini berharap bisa membangun rekan bisnis. "Kita sudah mendapatkan daftar enterpreneur muda di Surabaya khususnya dan Jawa Timur pada umumnya. Kami harap jika ada acara besar lagi bisa diajak sebagai bisnis partner selanjutnya," ungkap mahasiswa Jurusan Biologi ITS angkatan 2012 ini.

Salah satu mahasiswa Universitas Surabaya, Ulin Ranicarvita mengaku dapat mengenal situasi dan suasana baru selama perjalanan enterpreneurnya. "Awalnya hanya online,  karena stok masih ada banyak ya kita ikutkan saja. Bukan cari untung, tidak memikirkan kompetisi, melainkan dibikin asyik aja," ujar pemilik bazar stan nomor 34 ini.

Belajar berbisnis sejak muda menurutnya memang harus banyak mencoba, yang awalnya bisnis online saja hingga berani berpatisipasi di acara besar. "Namanya juga bisnis harus banyak tahu juga, ternyata online sama dunia nyata itu berbeda. Jadi sering buka bazar di event-event, yang terpenting mengenalkan produk dahulu," terang Uli yang berbisnis baju casual ini. (riz/sha)
 

×