Dr Ir Bustanul Arifin Noer MSc, salah satu pembicara dalam sesi open talk, mengatakan ketakutan seseorang untuk memulai sebuah bisnis tergantung tingginya pendidikan yang ditempuh. Arifin mengatakan bahwa keberanian seseorang membuka usaha rata-rata 90 persen ketika SD, menginjak SMP turun menjadi 60 persen, dan begitu seterusnya hingga kuliah, seseorang lebih takut membuka usaha.”Yang membedakan dari seorang entrepreneur adalah mereka berani mengambil resiko dan proaktif,” tegasnya.
Arifin menjelaskan ciri-ciri seorang entrepreneur sejati harus berpikir strategis, mampu mempertahankan usahanya lebih dari tiga tahun dan mengembangkannya. ”Selain itu, seorang entrepreneur harus fokus pada tindakan dan menguasai pengetahuan mengenai produknya,” tambahnya.
Dosen Teknik Industri ITS tersebut kemudian menginfokan bahwa ITS memiliki sebuah lembaga bernama Inkubator Bisnis yang bernaung di bawah LPPM. Inkubator Bisnis merupakan sebuah lembaga dalam institusi yang telah diakui secara nasional. ”Fungsinya untuk membantu mahasiswa maupun alumni ITS yang telah berani memulai usahanya namun dalam perjalanannya masih terseok-seok,” terang Arifin.