Persiapan Dini, Tim Mobil Surya Gelar Open Recruitment

Published on
By

Dreams come true, merupakan semboyan sekaligus doa yang menjadi kenyataan. Mimpi para pendahulu ITS sejak era mobil Widya Wahana I, hingga Widya Wahana III untuk berlaga di ajang BWSC akhirnya dapat diwujudkan. Hal itu tidak lepas dari jerih payah tim mobil Surya ITS selama enam bulan terakhir sebelum mengikuti kompetisi. 

Ketika berlaga di Bridgestone, kehadiran mobil Surya ITS sebagai pendatang baru memancing banyak perhatian. Tak hanya itu, karya sivitas akademika kampus perjuangan ini pun banyak menuai komentar. “Sempat salah satu peserta dari Australia berani pasang taruhan bahwa mobil kami akan finis duluan,” ujar Aufar Nugraha, driver mobil Surya ITS.

Berambisi melampaui pecapaian sebelumnya, tim mobil Surya ITS kini mulai melakukan persiapan. Meskipun kompetisi masih kurang dua tahun lagi, persiapan sedini mungkin diyakini mampu menorehkan hasil yang maksimal. "Kami membuka penerimaan anggota baru untuk mobil Surya ITS generasi selanjutnya," jelas Aufar. 

Aufar melanjutkan, terdapat empat divisi yang saat ini membutuhkan tenaga tambahan. Di antaranya divisi elektrik, divisi mekanik, divisi desain dan divisi non-teknis. "Pada susunan tim divisi elektrik sebelumnya, hanya ada tiga tenaga ahli. Untuk selanjutnya, kami harap dapat bertambah," tutur mahasiswa Jurusan Teknik Mesin ITS tersebut.

Di sisi lain, jumlah anggota untuk divisi non-teknis juga memerlukan tambahan. Pasalnya, divisi ini yang bertugas melakukan pencarian dana. Jika melihat performa divisi non-teknik tim mobil Surya ITS sebelumnya, mereka hanya mampu mengumpulkan dana sebesar Rp 1,6 miliar. Padahal jika melihat kebutuhan, untuk membuat satu mobil surya bisa menghabiskan dana sebesar Rp 90 miliar.

Sehingga, bagi sivitas akademika yang memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan tim mobil Surya ITS dapat segera bergabung. Untuk yang berminat, dapat mengisi formulir pendaftaran di website resmi mobil surya ITS, solarcarteam.its.ac.id. (m15/ali)

×