Final CFC, Mahasiswa Baru Sabet Juara Pertama

Published on
By

Keheningan melanda usai juri melemparkan sebuah permasalahan terkait polisi dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Beberapa kelompok pun sibuk membolak-balikkan kertas mencari materi untuk berargumen. Uniknya, di antara mahasiswa tersebut terselip beberapa mahasiswa baru yang tak kalah antusias dengan peserta CFC lainnya.

Walaupun masih didominasi oleh mahasiswa angkatan 2011, beberapa mahasiswa angkatan 2012 pun turut tampil dalam CFC. Dari empat tim yang berhasil lolos hingga babak final, terdapat dua tim yang terdiri dari mahasiswa baru. ”Berbeda dengan tahun lalu, saat ini lebih banyak mahasiswa baru yang ikut mendaftar. Mereka tersebar di 16 tim yang telah mendaftar,” ujar Azwar Sudirman, penanggung jawab acara CFC.

CFC sendiri dikemas menyerupai International Conference. Peserta terbagi dalam 16 tim, masing-masing terdiri dari tiga orang, dan dibagi menjadi empat putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tim yang terdiri dari dua tim pro dan dua tim kontra. Sehingga berbeda dengan kompetisi debat yang biasanya tiap putaran hanya terdiri dari satu tim pro dan tim yang lain kontra.

Setelah proses debat yang panjang akhirnya pengumuman pemenang pun disampaikan oleh tiga juri yang memberikan penilaian. Tim dari Jurusan Teknik Kimia yang terdiri dari Anita Rahmawati, Indah Triyani, dan Husna Amirah berhasil menyabet juara pertama. Tim ini didominasi oleh mahasiswa tahun pertama, hanya Anita Rahmawati yang merupakan mahasiswa angkatan 2010. 

Juara kedua juga diperoleh oleh tim dari Jurusan Teknik Kimia yang salah satu diantaranya juga merupakan mahasiswa baru. Sedangkan juara tiga diraih oleh tim dari Jurusan Teknik Industri yang semuanya adalah mahasiswa angkatan 2011.

”Memang agak nervous ketika pertama kali debat. Tapi saya berusaha berbicara walaupun peserta yang lain adalah mahasiswa semester atas,” terang Husna Amirah saat ditemui usai CFC. Menurutnya minat berbahasa Inggris telah dimilikinya sejak masih duduk di bangku SMA. Walaupun dengan sistem yang sedikit berbeda ia pun tak canggung memaparkan argumennya dengan bahasa Inggris yang lancar. (sha/izz)

×