
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyambut hangat ratusan mahasiswa internasional untuk menempuh studi pada semester gasal, tahun akademik 2026/2027, Jumat (11/9). Sebanyak 196 mahasiswa asing resmi bergabung dalam berbagai program akademik yang ditawarkan oleh ITS sebagai salah satu kampus teknik terbaik di Indonesia.
Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng Phd menyampaikan bahwa Jumlah tersebut mencakup 155 mahasiswa pertukaran pelajar dan magang. Lebih rinci Bambang memaparkan bahwa 26 lainnya adalah mahasiswa beasiswa gelar penuh, serta 10 mahasiswa beasiswa parsial.
Tidak hanya itu, terdapat pula tiga mahasiswa program Dharmasiswa, dan dua mahasiswa program BIPA, di luar mahasiswa asing lainnya yang sedang aktif studi di ITS. “Kehadiran mereka memperkuat posisi ITS sebagai kampus berstandar global yang diminati pelajar dunia,” terang Bambang.

Malam keakraban yang hangat itu menjadi langkah awal adaptasi mahasiswa asing sebelum menyelami aktivitas akademik yang padat. Rektor menegaskan pentingnya membangun kedekatan emosional, baik sesama mahasiswa, maupun antara mahasiswa dengan lingkungan kampus.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Acara Global Night kali ini diisi dengan hidangan makanan lokal, bermain games bersama, menari tarian nusantara Poco-poco, hingga karaoke bersama.

Ruang santai ini menjadi wadah ideal bagi mahasiswa internasional untuk berbagi cerita lintas budaya. “Harapannya, persahabatan erat terajut secara natural demi memperkuat solidaritas global di tanah air,” ungkap orang nomor satu di ITS tersebut.
Bambang juga mengajak para mahasiswa asing untuk turut mengeksplor Jawa Timur, khususnya Surabaya. Karena menurutnya, Kota Pahlawan ini menyimpan banyak sejarah dan destinasi wisata heritage yang mudah dijangkau.
Rektor juga mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada. Salah satunya yakni fasilitas olahraga kampus yang terbuka lebar untuk menjaga kebugaran tubuh. Bambang mengungkapkan bahwa seluruh mahasiswa memiliki kebebasan untuk bergabung dengan klub olahraga yang ada, seperti basket, voli, atau sepak bola bersama mahasiswa lokal.
Pertemuan hangat mahasiswa internasional ini turut memperkuat komitmen ITS terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Langkah strategis tersebut sejalan dengan SDGs poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dalam memperluas akses mobilitas global serta inklusi akademik. (*)