
Kampus ITS, ITS News — Pamerkan hasil inovasi riset unggulannya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) hadir dalam gelaran Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35. Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS berkolaborasi dengan ITS Medical Center memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis selama empat hari, hingga Minggu (30/8).
Pada kesempatan ini, ITS memboyong berbagai produk hasil riset yang berbasis potensi lokal yang menjawab kebutuhan masyarakat. Partisipasi yang ITS berikan tersebut menjadi upaya ITS dalam mendekatkan hasil riset kampus dengan kebutuhan masyarakat luas.
Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS Fadlilatul Taufany ST PhD menjelaskan deretan inovasi yang dipamerkan mencakup produk pangan, pertanian, kesehatan, hingga teknologi energi. Produk-produk tersebut menunjukkan pemanfaatan hasil riset ITS untuk menghasilkan solusi yang aplikatif dan bernilai tambah. “Seperti inovasi lampu nusantara (lamusa) bahari hasil kolaborasi dengan Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU), yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, pada sektor pangan ITS turut memperkenalkan olahan sorgum berupa kecap sorgum, brown sugar, dan madu sorgum. Produk tersebut memanfaatkan sorgum sebagai tanaman bebas gluten yang kaya nutrisi dan berpotensi mendukung kemandirian pangan lokal.

ITS juga memamerkan benih jagung hibrida sebagai inovasi pertanian berbasis riset terapan. Inovasi tersebut dirancang untuk membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional. “Ada juga Figel atau gelatin ikan sebagai alternatif gelatin halal dari tulang dan kulit ikan,” terang dosen Departemen Teknik Kimia ITS itu.
Pada bidang kesehatan, ITS menghadirkan ITSpa sebagai formula spa rendam berbasis garam lokal. Produk tersebut memanfaatkan mineral alami garam untuk membantu relaksasi, memperlancar sirkulasi darah, dan meredakan kelelahan otot.
Inovasi lainnya hadir melalui Kopi Sang Pejuang yang menggunakan biji robusta lokal dengan standar pengolahan berkualitas. Produk tersebut sekaligus mendorong pemberdayaan petani melalui peningkatan nilai tambah komoditas kopi lokal.

Selain memamerkan produk inovasi, ITS turut menyediakan layanan cek kesehatan gratis (CKG) melalui kolaborasi dengan Medical Center ITS. Pengunjung dan peserta Muktamar NU dapat memeriksa tekanan darah, kadar kolesterol, serta berkonsultasi dengan tim medis.
Keikutsertaan ITS menjadi langkah untuk memperluas pemanfaatan hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat. Langkah tersebut sekaligus memperkuat kontribusi ITS dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi dan kemitraan.
Upaya tersebut sejalan dengan sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kontribusi ITS mencakup SDGs poin ke-3 tentang kesehatan, SDGs poin ke-7 dalam mendukung energi bersih yang terjangkau. Selain itu, ITS mendorong capaian SDGs poin ke- 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, serta kerja sama yang dijalin memperkuat capaian SDGs poin ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan. (*)