Kembali Berlaga di Jepang, Sapuangin ITS Torehkan Capaian Gemilang - ITS News

Kembali Berlaga di Jepang, Sapuangin ITS Torehkan Capaian Gemilang

Published on
By
SapuAnginJapan
Tim Sapuangin ITS sebelum kompetisi Formula Student Japan.

Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional melalui Tim Sapuangin ITS. Membawa mobil formula generasi terbaru Sapuangin Speed 8, tim tersebut berhasil meraih peringkat dua Overall Rank ICV Class in Southeast Asia serta sejumlah capaian pada ajang Formula Student Japan 2026 yang berlangsung di Jepang selama lima hari mulai Minggu (2/8).

Manajer Nonteknis Tim Sapuangin ITS Ahmad Farid Mubarok menjelaskan bahwa Formula Student Japan merupakan kompetisi rekayasa kendaraan formula yang menguji kemampuan tim dalam merancang dan membangun kendaraan. Selain aspek teknis, kompetisi tersebut juga menilai manufaktur, efisiensi biaya, desain, hingga strategi bisnis yang diterapkan setiap tim. “Momen ini menjadi krusial karena terakhir kali Tim Sapuangin mengikuti kompetisi ini pada 2019,” tuturnya.

Dalam keikutsertaannya kali ini, Tim Sapuangin ITS berhasil menorehkan sejumlah capaian pada berbagai kategori perlombaan. Selain meraih peringkat dua Overall Rank ICV Class in Southeast Asia, tim tersebut menempati peringkat 32 dari 54 tim pada Autocross Event ICV Class in Southeast Asia. Tak hanya itu, tim juga memperoleh peringkat 16 dari 51 tim pada Cost & Manufacturing Event ICV Class, serta peringkat 25 dari 54 tim pada Business Plan Presentation ICV Class.

Dalam kompetisi tersebut, Ahmad mengungkapkan bahwa tim yang dibentuk tahun 2010 itu membawa Sapuangin Speed 8, mobil formula generasi kedelapan yang dikembangkan dengan sejumlah pembaruan. serta dirancang dengan bobot yang lebih ringan dan menggunakan mesin berkapasitas 250 cc. Pendekatan ini dilakukan untuk mendukung kelincahan kendaraan dalam menghadapi karakter lintasan Formula Student Japan yang didominasi tikungan teknikal.

SapuAngin Speed 8
Mobil karya Tim Sapuangin ITS ketika melaju di arena perlombaan

Tak hanya bobot kendaraan, tim turut memperbarui sejumlah komponen utama pada mobil generasi terbaru tersebut. Dilakukan perombakan pada aero device dengan menghadirkan front wing dan rear wing baru, merancang ulang konstruksi sasis, serta melakukan kalibrasi kembali pada geometri kaki-kaki kendaraan. Pengembangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim karena kendaraan tersebut merupakan mobil pertama yang dikembangkan oleh generasi baru Tim Sapuangin ITS. 

Bagi Ahmad, capaian yang diraih di Jepang menjadi bukti bahwa kerja keras tim dalam mengembangkan kendaraan formula mampu bersaing melawan ratusan perguruan tinggi mancanegara. Pencapaian tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi anggota Tim Sapuangin ITS untuk terus mengembangkan kemampuan dan performa kendaraan. “Dari kami memang sudah lama tidak mengikuti dan sudah siap untuk bangkit kembali membanggakan tim, ITS, dan Indonesia,” ujarnya.

Prestasi Tim Sapuangin ITS pada Formula Student Japan 2026 ini turut memperkuat kontribusi mahasiswa ITS dalam pengembangan teknologi otomotif melalui riset terapan. Hal injuga selaras dengan komitmen ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. “Saya harap ITS dapat terus menorehkan prestasi kebanggaan ke depannya,” tutup Ahmad optimistis. (*)

 

Reporter: Aulia Okta Wijaya
Redaktur: Lathifah Sahda

×