
Surabaya, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berkomitmen mendukung pembangunan daerah melalui penandatanganan kerja sama dengan ITS, jajaran kepala daerah, dan Pengurus Wilayah Ikatan Alumni (PW IKA) ITS Jawa Timur. Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) yang berlangsung di Hotel Sheraton, Surabaya, tersebut berisi pemanfaatan hasil inovasi ITS untuk kemajuan daerah, Selasa (11/8).
Wakil Rektor II ITS Dr Machsus ST MT menekankan pentingnya kerja sama strategis antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah. MoU ini menjadi salah satu sarana ITS dalam memperluas jangkauan inovasi agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. “Nota kesepahaman ini menjadi tonggak penting ITS dalam menghadirkan teknologi tepat guna bagi masyarakat,” tegasnya.
Machsus menjelaskan bahwa Kampus Pahlawan memiliki tanggung jawab untuk konsisten dalam mengembangkan teknologi terapan. Ekosistem riset perguruan tinggi disiagakan untuk menyokong potensi daerah dan meningkatkan daya saing nasional. “Berbekal ekosistem riset dan produk hasil inovasi, ITS siap menjadi mitra utama bagi pemerintah daerah,” imbuhnya.

Walikota Surabaya Dr Eri Cahyadi ST MT menyambut hangat kesiapan ekosistem riset perguruan tinggi yang telah digagas ITS. Ketua PW IKA ITS tersebut turut menegaskan bahwa ikatan alumni bersama ITS siap berkomitmen penuh untuk mendampingi kepala daerah melalui keunggulan teknologi tepat guna.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Dr I Nyoman Radiarta SPi MSc menegaskan bahwa langkah penguatan teknologi di tingkat daerah berjalan selaras dengan agenda prioritas KKP. Beberapa program kerja strategis nasional di bawah KKP, seperti Nelayan Merah Putih, membutuhkan kontribusi riset perguruan tinggi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) Kharisma Febriansyah SE menyampaikan bahwa BUMN dapat turut andil dalam mendukung hilirisasi riset, yakni sebagai pengguna atau penyerap hasil riset. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang perikanan, perusahaannya siap bersinergi dengan akademisi untuk menciptakan kemandirian industri dan peralatan di sektor kemaritiman.
Penandatanganan MoU dan diskusi forum strategis nasional ini menegaskan komitmen ITS dalam mendukung ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs), salah satunya poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung ketercapaian SDG poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. (*)
Reporter: Nur Anisa Alya Eriska
Redaktur: Mohammad Febryan Khamim