
Kampus ITS, ITS News — Departemen Teknik Sistem dan Industri (DTSI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar Bazaar of Innovation (Binnova) 2026, Kamis (25/6). Bertempat di Plasa dr Angka ITS, ajang tahunan ini menjadi panggung bagi mahasiswa untuk memamerkan ragam karya inovatif guna menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Dosen DTSI ITS Dyah Santhi Dewi ST MEngSc PhD memaparkan, Binnova bukan sekadar wadah unjuk ide dan produk, melainkan juga sebagai wahana latihan mahasiswa untuk memasarkan produknya. Lebih dari itu, di sini mahasiswa dituntut untuk menjaring minat pembeli dengan menarik. “Binnova 2026 mengangkat tema seputar hobi, keselamatan dan bencana, serta produk yang dekat dengan industri,” ungkapnya.

Inovasi menarik pertama datang dari alat pengeringan rumput laut yang menawarkan efektifitas dan ramah lingkungan, Sea-Dry Hybrid. Salah satu anggota tim Alma Hail Ulya menjelaskan, produknya dilengkapi panel surya sebagai sumber energi internal. Untuk mengeringkan rumput laut, inovasi ini membawa kipas untuk menghasilkan angin serta batu termal guna meningkatkan suhu di dalam alat.

Tidak kalah solutif, pada kategori gaya hidup hadir tas olahraga berkapasitas ganda, Dualpack. Salah satu anggota tim Thoriq Al Farisi membeberkan, produk ini menawarkan sekat reinforced divider untuk memisahkan pakaian kering dan basah secara optimal. “Dualpack juga dilengkapi fitur hidden-air vent system sebagai ventilasi untuk menjaga kelancaran sirkulasi udara di dalam tas,” terangnya.

Dalam pameran ini turut hadir produk keselamatan, salah satunya Flemero, alat pemadam api portabel yang praktis nan efisien. Salah satu anggota tim Michael Ruben Julian Pardede memaparkan bahwa produknya dirancang untuk membantu penanganan kebakaran tahap awal. “Berbentuk stik berisikan natrium bikarbonat, Flemero dapat memadamkan api skala kecil dalam delapan detik,” imbuhnya.
Melalui deretan inovasi yang dipamerkan, mahasiswa ITS berhasil menunjukkan kemampuan analisis dan perancangan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Karya-karya inovatif ini juga mencerminkan kontribusi ITS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Poin yang didukung, yakni poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas serta poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. (*)
Reporter: Jecklin Chintya Galle Djami
Redaktur: Ahmad Naufal Ilham